#longsor#lambar

Dinas Diminta Tanggap Darurat Terhadap Jalan Putus di Way Tenong

( kata)
Dinas Diminta Tanggap Darurat Terhadap Jalan Putus di Way Tenong
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus meninjau lokasi longsor di Way Tenong. (Foto:Lampost/Eliyah)


LIWA (Lampost.co)--Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus meminta agar Dinas terkait yaitu BPBD dan Dinas PU setempat secepatnya melakukan upaya tanggap darurat untuk mengatasi jalan kabupaten yang putus akibat bencana alam di Pekon Mutaralam, Kecamatan Way Tenong.

Hal itu disampaikanya saat meninjau lokasi jalan longsor di Pekon Mutaralam, Rabu,  26 Januari 2022,  didampingi sejumlah pejabat dan dinas terkait.

"Saya minta agar kerusakan jalan ini segera dilakukan upaya tanggap darurat, meski hasilnya belum sepenuhnya maksimal tapi paling tidak mencegah longsor tambahan dan kendaraan minimal motor bisa kembali melintas," kata Parosil.

Penanganan dilakukan untuk mencegah dampak yang lebih besar karena kondisi longsor tersebut telah mulai mengancam rumah warga.

Berita Terkait:

Tiga Ruang Kelas SDN 1 Mutar Alam Dikosongkan Akibat Longsor

Ia menambahkan, penanganan dan pembangunan jalan akan menggunakan APBD Lambar. Namun jika ternyata hasil penghitungan untuk penanganan kerusakan jalan ini ternyata membutuhkan dana besar sementara APBD mengalami keterbatasan, maka solusinya Pemkab akan berkoordinasi dengan Kementerian PUPR minimal dengan Kantor Balai Provinsi Lampung.

Parosil juga mengimbau agar masyarakat Lambar umumnya dan masyarakat sekitar lokasi khususnya untuk waspada. Sebab Lambar yang daerahnya memang rawan bencana ini, juga curah hujan saat ini masih tinggi. Bahkan intensitas hujan tinggi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga Maret mendatang.

"Agar masyarakat berhati-hati sebab curah hujan masih tinggi dengan kondisi wilayah Lambar yang rawan bencana," kata dia.

Parosil juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada sejumlah kepala keluarga di sekitar lokasi longsor maupun pemilik rumah di lokasi yang sudah mengungsi karena khawatir terjadi longsor susulan yang berdampak kepada bangunanya.

Sri Agustina







Berita Terkait



Komentar