#unjukrasa#penyerobotantanah#beritalamsel

Dikuasai 4 Tahun oleh PT Andesit, Warga Sidomulyo Minta Hak Lahan Kembali

( kata)
Dikuasai 4 Tahun oleh PT Andesit, Warga Sidomulyo Minta Hak Lahan Kembali
Massa GML Lampung Selatan tengah berorasi di depan gedung DPRD Lamsel terkait dugaan penyerobotan milik warga oleh PT Andesit , Senin, 23 Desember 2019. Lampost.co/Juwantoro

Kalianda (Lampost.co): Puluhan massa yang tergabung dalam Gema Masyarakat Lokal (GML) Kabupaten Lampung Selatan menggelar unjuk rasa di gedung DPRD Lampung Selatan, Senin, 23 Desember 2019, sekitar pukul 11.00 WIB terkait masalah penyerobotan lahan warga Bandardalam, Kecamatan Sidomulyo.

Massa ditemui Ketua Komisi I DPRD setempat Bambang Irawan dan Dwi Riyanto. Selanjutnya perwakilan massa diterima di ruang Komisi I DPRD Lamsel untuk menanggapi aspirasi mereka.

Penasehat GML Lampung Selatan Muslihun mengatakan lahan milik warga Bandardalam, Kecamatan Sidomulyo sekitar 4 tahun dikuasai oleh PT Andesit.

"Saya minta para anggota dewan bisa melihat kondisi warga yang lahannya dikuasi oleh PT Andesit. Kami juga meminta kepada PT Andesit ditutup sementara," katanya.

Ketua Komisi I DPRD Lampung Selatan Bambang Irwan meminta warga melengkapi data-datanya persoalan lahan tersebut.

"Kami siap membantu. Disini ada perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang akan memberikan gambaran. Tapi, permasalahan ini tidak mungkin selesai hari ini," ujar dia.

Dilain pihak, perwakilan dari GML Lampung Selatan Naim menyatakan pihak BPN jangan berat sebelah dalam menangani persoalan ini. Sebab, warga sudah 4 tahun lahannya diduduki PT Andesit. "Jadi, mereka menuntut hak-haknya," katanya.

Para anggota dewan dari Komisi I DPRD setempat akan berupaya memperjuangkan hak-hak warga dengan melakukan rapat dengar pendapat dengan pihak perusahaan, BPN dan pihak-pihak terkait lainnya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar