#nelayanhilang#gelombangtinggi#beritalamsel

Dihantam Gelombang Tinggi, 5 Nelayan Terombang-ambing di Selat Sunda

( kata)
Dihantam Gelombang Tinggi, 5 Nelayan Terombang-ambing di Selat Sunda
Nelayan asal Desa Keramat, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan, yang selamat usai dihantam gelombang tinggi di perairan selat sunda, Kamis, 24 oktober 2019. Lampost.co/Armansyah


KALIANDA (Lampost.co) -- Akibat dihantam gelombang tinggi, sebanyak lima nelayan asal Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan, terombang-ambing di perairan Selat Sunda tepatnya di perairan Pulau Sebesi, Kecamatan Rajabasa. Beruntung kelima nelayan itu berhasil diselamatkan oleh masyarakat Tejang, Pulau Sebesi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, kelima nelayan tersebut yakni Andika, Amri, Nisnan Jaya, Pergaulan Saragi, dan Saleh. Mereka berasal dari Desa Keramat, Kecamatan Bakauheni itu tengah melaut untuk mencari ikan. Namun, nahas perahu yang mereka tumpangi mengalami kebocoran akibat hantaman gelombang.

Menurut Nisman Jaya (50), salah satu korban mengatakan sekitar pukul 20.00 WIB, kapal mereka dihantam gelombang tinggi dan angin kencang. Akibatnya, kapal yang mereka tumpangi mengalami kebocoran hingga kapal tenggelam. "Awalnya hanya bocor. Kemudian angin yang terlalu kencang dan gelombang tinggi satu papan kapal jebol hingga kapal kami tenggelam," katanya.

Saat mengetahui perahu tenggelam, kata dia, mereka berusaha menyelamatkan diri menggunakan perlengakapan seadanya hingga terapung-apung ditengah perairan. "Ada yang menaiki bambu dan ada juga yang menaiki fiber. Allhamdulillah semuanya selamat setelah bantuan dari masyarakat Tejang, Pulau Sebesi," ujarnya.

Sementara itu, Umar Krakatau (48) salah satu warga Tejang Pulau Sebesi yang menyelamatkan kelima nelayan itu mengaku dirinya hendak berlayar menuju Pelabuhan Canti, Rajabasa. Namun, dalam perjalanan ia melihat kelima nelayan itu terombang ambing di tengah lautan.

"Ya, benar korban diselamatkan oleh KMP Sunjaya milik warga Sebesi yang saat menuju Dermaga Canti sekitar pukul 08.00 WIB. Mengetahui itu, kelima nelayam kami selamatkan dan di evakuasi ke Dermaga Canti," katanya.

Armansyah







Berita Terkait



Komentar