#beritalampung#ekbis#pertumbuhanekonomi#infrastruktur

Didukung Infrastruktur Strategis, Pertumbuhan Ekonomi 2019 Diproyeksi 5,5%

( kata)
Didukung Infrastruktur Strategis, Pertumbuhan Ekonomi 2019 Diproyeksi 5,5%
Asisten II Pemprov Lampung Bidang Ekonomi dan Pembangunan Taufik Hidayat.

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Pertumbuham ekonomi Provinsi Lampung 2019 diproyeksikan dapat menyentuh hingga kisaran 5,5%. Target yang dipatok Pemerintah Provinsi Lampung itu berdasar besarnya peluang yang didatangkan dari berbagai infrastruktur strategis konetivitas yang beroperasi penuh.

Asisten II Pemprov Lampung Bidang Ekonomi dan Pembangunan Taufik Hidayat menjelaskan pertumbuhan ekonomi Lampung 2018 sebesar 5,25% dinilai cukup baik. Sebab, berada di atas rata-rata nasional dan terbaik kedua se-Sumatera. "Hasil itu berkat koordinasi dan kerja sama seluruh pihak, sehingga kondisi ekonomi kita tetap jalan dan inflasi pun tetap terjaga. Sebab, kalau pertumbuhan ekonominya tinggi tetapi inflasinya tinggi, maka tidak bagus juga," kata Taufik kepada lampost.co, Jumat (8/2/2019).

Menurutnya, melihat besarnya potensi yang bisa digali Bumi Ruwa Jurai, laju ekonomi tersebut diyakini masih terus bertumbuh. Dalam kebijakan umum anggaran (KUA), Pemprov mencatumkan target lebih tinggi dari hasil yang dicapai di kisaran 5,2—5,5%. Proyeksi tersebut dirasakan optimistis untuk dicapai, karena infrastruktur strategis yang dibangun sudah dapat beroperasi.

"Pada 2019 ini ditunjang operasinya jalan tol, dermaga eksekutif di Bakauheni, dan Bandara Internasional. Dengan begitu, utamanya peluang investasi pun lebih baik. Dengan beroperasinya infrastruktur strategis itu turut memberikan dukungan besar terhadap pertumbuhan ekonomi. Walaupun begitu, kami masih berharap ada perbaikan harga komoditas di pasaran global," ujarnya.

Effran Kurniawan*

Berita Terkait

Komentar