#Lampung#tewas#DiksarMaut#MahasiswaUnila

Diduga Tewas Digelonggong, Makam Korban Diksar Maut Dibongkar

( kata)
Diduga Tewas Digelonggong, Makam Korban Diksar Maut Dibongkar
Foto. Lampost.co/Putra Pancasila

Pesawaran (Lampost.co) - Polres Pesawaran akhirnya membongkar makam Aga Trias Tahta, mahasiswa Fisip Unila yang tewas saat pendidikan dasar (diksar). Makam dibongkar karena korban diduga kuat tewas akibat dianiaya dengan cara digelonggong dengan air.

"Mungkin pihak kepolisian memerlukan pemeriksaan organ dalam anak saya, agar dapat memperkuat bukti bukti kalau memang benar adanya dugaan penganiayaan ataupun pemukulan terhadap Aga," jelas Deni Muhtadin (53) ayah Aga Trias Tahta saat ditemui di sela sela pembongkaran makam, Sabtu 26 Oktober 2019.

Dirinya juga mengatakan, autopsi ini dilakukan karena ada dugaan kalau organ bagian dalam Aga mengalami kerusakan.

"Iya anak saya ini dianiaya dengan cara digelonggongi, saat anak saya pingsan dia diminumkan air sampai 7 ceting, kemudian pipi anak saya ditampari sampai akhirnya dia mengeluarkan cairan kuning dari mulutnya, kemudian dia pingsan lagi sampai tidak sadarkan diri lagi, pelaku sudah mengakui hal itu tapi bukti belum ada," paparnya.

Diketahui makam berlokasi di Desa Wonodadi Kecamatan Gading Rejo, saat proses pembongkaran makam masyarakat memenuhi TPU dan polisi memberikan garis polisi. 

Putra Pancasila Sakti



Berita Terkait



Komentar