#bunuhdiri#beritalampung

Diduga Korban Perundungan, Napi LP Anak Minum Racun Rumput

( kata)
Diduga Korban Perundungan, Napi LP Anak Minum Racun Rumput
DD, narapidana penghuni lapas anak dirawat di RS Ahmad Yani, Metro. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Seorang warga binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas (LPKA) IIA Bandar Lampung berinisial DDP (18) mencoba bunuh diri dengan meminum cairan racun rumput. 

Hal tersebut dilakukannya diduga karena menjadi korban perundungan dan penganiayaan sesama narapidana, berinisial F. Atas tindakan itu, korban kini menjalani perawatan di RS Ahmad Yani, Metro.

Atas hal tersebut, orang tua korban melalui kuasa hukumnya, melaporkan perundungan dan penganiayaan tersebut ke Polda Lampung, Jumat, 16 April 2021.

"Klien kami diduga dibully, disiksa, dipukuli. Klien kami merasa tidak kuat, sehingga meminum racun untuk bunuh diri. Tapi Alhamdulillah takdir berkata lain, klien kami masih bisa terselamatkan," ujar kuas hukum korban, Sukriadi Siregar di Mapolda Lampung.

Dia pun turut mempertanyakan terlapor yang telah berusia 23 tahun tetap berada di LPKA. Pihaknya meminta klarifikasi dari pihak LP atau Kanwil Kemenkumham Lampung. "Klien kami masuk Februari 2021," kata dia.

Sementara itu, Kepala LPKA, Samboyi, membantah DD nekat menenggak racun rumput, karena ditekan napi lainnya. Korban diduga mulai merenung dan penyendiri, karena mendengar kabar orang tuanya akan bercerai. "Korban pernah cerita dengan temannya kalau orang tuanya mau cerai jadi kepikiran," ujarnya.

Sementara terkait terlapor yang masih berada di LPKA, hal itu atas pertimbangan LP dewasa over kapasitas dan sisa pidana terlapor pun akan habis, serta jika dipindahkan butuh penyesuaian.

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar