#ujarankebencian#sara#beritalampung

Polda Lampung Tangkap Dosen Dugaan Ujaran kebencian

( kata)
Polda Lampung Tangkap Dosen Dugaan Ujaran kebencian
Pelaku saat diperiksa di Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Lampung. Lampost.co/ Asrul


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)-- Subdit V Cybercrime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung kembali mengamankan pelaku ujaran kebencian, terhadap suku Lampung.  Pelaku yang diamankan berinisal NA (32 tahun), Warga Metro Selatan, Metro, pada Senin (1/7/2019). 

Informasi yang dihimpun pelaku merupakan dosen di kampus Swasta kota Metro yang sedang mengambil program S3.  Pemantauan Lampost.co, NA datang ke Polda Lampung  Senin (1/7/2019) malam sekitar pukul 21.20.  Ia menggunakan kerudung hijau, dan kemeja warna coklat muda. NA sendiri Langsung menjalani pemeriksaan di ruang subdit V Cybercrime. 

"Kita tangkap di Kota Metro terkait laporan masyarakat," ujar Dirreskrimsus Polda Lampung Kombepol Subakti melalui, PS Kasubdit V Cybercrime Ditreskrimsus Polda Lampung Kompol Rahmad Mardian, Senin (1/7/2019).  

Kompol Rahmad melanjutkan, NA ditangkap lantaran ada sekitar 20 orang dari tokoh adat, tokoh masyarakat yang melaporkan peristiwa tersebut. Ia menyebutkan di kolom komentar di Facebooknya, yang menyebutkan ‘Lampung kota begal’, ‘Lampung tak beragama’ dan berbagai hinaan lainnya. 

"Ada 14 lembar print percakapan yang diduga melakukan penghinaan bukti sudah cukup, karena kita sudah koordinasi dengan ahli bahasa dan ahli IT," katanya.

Pelaku Dijerat dengan pasal 28 ayat (2) UU nomor 19 tahun 2016, atas perubahan UU nomor 11 tahun 2008 tentang ITE, dengan ancaman pidana 6 tahun penjara.

Asrul Septian Malik







Berita Terkait



Komentar