#kebakaran#beritalamsel#peristiwa

Diduga Depresi, Warga Katibung Bakar Rumah Sendiri

( kata)
Diduga Depresi, Warga Katibung Bakar Rumah Sendiri
Foto: Dok

Kalianda (Lampost.co): Diduga depresi, Paijan (45) membakar rumah miliknya di Dusun Kupangcurup, Desa Tanjungratu, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, Sabtu, 22 Februari 2020, sekitar pukul 18.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, sebelum terjadinya pembakaran rumah, Paijan dan Sugianti (40) istrinya terjadi cek cok mulut.

Pada saat itu menjelang magrib, sang istri sedang mengerik anaknya yang sedang sakit, sedangkan Paijan memberi makan anjing peliharaannya.

Sambil memberi makan hewan peliharaannya, Paijan memarahi istrinya sembari bilang, anjing ini lebih berharga dari pada istrinya, lalu ke dapur membawa pisau.

Setelah itu, mengambil anjing yang lain lalu disembelihnya hingga tewas, lalu istrinya ketakutan dan lari ke rumah tetangga.

Diduga Paijan membakar rumahnya sendiri menggunakan sisa bensin dari mesin pemotongan kayu atau chainsaw, hingga ludes terbakar.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu, kerugian materi diperkirakan ratusan juta rupiah, karena selain surat berharga, perabotan rumah tangga dan dua unit sepeda motor ikut ludes dilalap api.

Pada waktu api membumbung tinggi membakar rumah Paijan, warga sekitar berusaha memadamkan, namun dicegah oleh Paijan.

"Kami diancam dibunuh kalau padamkan api," kata Cipto (51) warga setempat, Minggu, 23 Februari 2020.

Dijelaskannya, pernikahan pasangan suami istri itu sudah dikarunia dua orang anak, Paijan sudah kedua kalinya membakar rumahnya sendiri apabila sedang marah atau tersinggung. "Warga disini sudah tahu semua kalau Paijan ada keturunan depresi," ujarnya.

Setelah rumahnya ludes terbakar, sekitar pukul 22.30, akhirnya Paijan yang kesehariannya tukang potong kayu itu diamankan ke Mapolsek Katibung.

"Sudah kami amankan dan sedang diminta keterangan," kata Kapolsek Katibung Iptu Wido Arifiya Zaen.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar