#asusila#pencabulan#beritalampung

Diduga Cabuli Pelajar Hingga Hamil, Oknum Guru Ini Diperiksa Polisi

( kata)
Diduga Cabuli Pelajar Hingga Hamil, Oknum Guru Ini Diperiksa Polisi
Dirreskrimum Polda Lampung Kombespol M. Barly. Lampost.co/Asrul Septian Malik

Oknum Guru Cabuli Gadis Hingga Hamil 7 Bulan Bakal Tersangka


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Polda Lampung tengah melakukan upaya penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana asusila dengan korbannya AA (16) warga Pesawaran.

"Jadi laporan resmi kan Jumat (6 September 2019) kemarin, sudah kita mulai lidiknya. Hari ini ada pemeriksaan saksi," ujar Dirreskrimum Polda Lampung Kombespol M. Barly, Senin, 9 September 2019.

Barly mengatakan pemeriksaan yang dilakukan yakni terhadap saksi terlapor. Bahkan, tak menutup kemungkinan perkara tersebut bakal segera naik ke tingkat penyidikan. "Kalau terpenuhi unsurnya dan hasil gelar pasti naik sidik," kata Alumnus Akabari 1993 itu.

Lanjut, ditanya soal potensi cukupnya alat bukti dan dilakukan peningkatan status saksi terlapor menjadi tersangka, Barly tak menutup kemungkinan. "Ya bisa jadi, tapi tunggu (hasil gelar perkara)," katanya.

Sementara baru 1 saksi terlapor yakni inisial W, seroang oknum guru yang diperiksa dan berpeluang menjadi tersangka. "Ya tak menutup kemungkinan kalau ada tersangka. Nanti juga bisa bertambah sejauh mana hasil penyidikan nantinya," katanya.

Sebelumnya, gadis remaja berinisial AA (16) yang masih duduk di bangku kelas 1 SMA menjadi korban asusila dengan pelaku diduga dua orang pria dewasa.

Bahkan, gadis yang bermukim di Pesawaran ini, kini tengah berbadan dua dengan kondisi kehamilan 7 bulan. Saat ini, kondisi psikis korban sangat buruk akibat perbuatan bejat para pelaku.

Selain khawatir dengan kandungannya yang mencapai 7 bulan. Korban pun trauma karena diancam jika melawan atau melapor, foto tak senonohnya akan disebarkan di media sosial. Ia kenal dengan pelaku sejak Februari 2019.

Bibi Korban HSN (37), mengatakan dari keterangan yang didapat dari korban, setidaknya AA telah menjadi korban asusila sebanyak 10 kali.

HSN menyebutkan, diduga ada dua pria berinisial W dan D yang mencabuli AA. Keduanya juga warga Pesawaran. Bahkan W diinformasikan bekerja sebagai guru honorer.

Asrul Septian Malik

Berita Terkait

Komentar