#beritalampung#beritalampura#bbm

Diduga Ada Pengecoran, Penjualan BBM Bersubsidi di SPBU Lampura Ludes Dalam Hitungan Jam

( kata)
Diduga Ada Pengecoran, Penjualan BBM Bersubsidi di SPBU Lampura Ludes Dalam Hitungan Jam
SPBU di Jalan Soekarno-Hatta, Kotabumi, Lampung Utara. Lampost.co/Fajar Nofitra


Kotabumi (Lampost.co): Hanya dalam hitungan jam, bakar bakar minyak (BBM) di SPBU Jalan Soekarno-Hatta, Lampung Utara, habis terjual, Selasa, 29 November 2022. Warga Lampung Utara, khususnya masyarakat setempat merasa kesulitan untuk mendapatkan BBM di SPBU yang diduga terdapat pengecoran tersebut.

Pantauan Lampost.co, di SPBU tersebut, masyarakat yang sudah mengantre sejak lama harus kecewa karena tidak mendapatkan BBM bersubsidi.

Rani, salah seorang warga berharap pemerintah dapat lebih tegas, khususnya menertibkan kendaraan-kendaraan yang diduga melakukan pengecoran BBM. Sehingga menyebabkan masyarakat lain kesulitan memperoleh BBM yang disubsidi pemerintah.

"Di kios-kios bensin selalu dipenuhi BBM bersubsidi (pertalite). "Ini kita kok sulit (dapat BBM di SPBU). Karena sekarang BBM menjadi kebutuhan dasar masyarakat," ujar Rani.

Baca juga:  Truk Bermuatan Tepung Terguling di Tanjakan Tarahan, Sopir Tewas

Dia mengaku kecewa, sebab dengan membeli BBM lain selain jenis pertalite, maka akan menambah pengeluaran."Ya, terpaksa. Kalau tidak itu (beli yang tidak bersubsidi) kita tidak bisa jalan. Jadi harus rela mengeluarkan kocek lebih. Harapnnya ya agar dapat lebih ditertibkan, kan ketahuan kendaraan yang bolak-balik (ngecor, red) dan tidak," katanya.

Demikian juga diuangkapkan Andri, warga Kotabumi lain. Dia merasa kecewa karena selalu tidak kebagian saat mau membeli pertalite di SPBU tersebut. Dia menilai ada oknum nakal memanfaatkan keadaan, sedhingga membuat warga semakin sulit mendapatkan BBM bersubsidi.

"Bukan cuma disitu (SPBU Jalan Soekarno-Hatta), hampir merata kok. Ini masalah rakyat kok disepertiinikan. Mereka (SPBU) sudah mendapatkan untung. Ini masih ambil jatah masyarakat yang membutuhkan," katanya.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar