galianproyekspamspam

Dianggap Biang Kerusakan, Warga Rajabasa Tolak Galian SPAM

( kata)
Dianggap Biang Kerusakan, Warga Rajabasa Tolak Galian SPAM
Warga menunjukkan galian spam yang belum selesai pengerjaannya, mereka khawatir jalan lingkungan yang sempit juga akan terdampak proyek tersebut. Firman

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Warga Jalan Nunyai dalam, Kelurahan Rajabasa Nunyai, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung, menolak galian proyek Sistem Penyediaan Air Bersih (SPAM) di wilayahnya. Pasalnya, pengerjaan galian SPAM di sejumlah titik di Bandar Lampung dan Natar, Lampung Selatan, banyak dikeluhkan karena jalan menjadi rusak serta amblas.

Salah satu warga Rommy (30) mengatakan hal tersebut pascapengukuran yang dilakukan petugas pada Minggu, 26 Januari 2020.
"Ya kemarin ada petugas yang mengukur jalan saya kira ingin ada perbaikan jalan. Ternyata untuk galian SPAM, kami warga jelas menolak," ujar dia saat ditemui di kediamannya, Senin, 27 Januari 2020.

Baca juga: Jalan Amblas Proyek SPAM Bahayakan Pengguna Jalan

Baca juga: Drainase Tertutup Proyek SPAM, Rumah Erik Kebanjiran

Menurutnya hingga saat ini belum ada proyek galian SPAM yang pengerjaannya rapi hal itulah yang membuat dia dan beberapa warga lainnya menolak rencana tersebut.

"Lihat aja di kampung baru rumah warga jadi kebanjiran, jalan amblas dimana-mana," kata dia.

Dia berencana akan melaporkan penolakan tersebut kepada aparatur pemerintahan setempat. "Ya kami akan laporkan secara resmi penolakan ini, mudah mudahan ada respon," ujarnya. 

Winarko



Berita Terkait



Komentar