#dangike#politik#pilkada

Di Lampung Post, Ike Edwin Paparkan Program Sambil Makan Durian

( kata)
Di Lampung Post, Ike Edwin Paparkan Program Sambil Makan Durian
Bakal calon wali kota Bandar Lampung Ike Edwin menjalin silaturahim dengan jajaran Surat Kabar Harian Umum (SKHU) Lampung Post. Lampost.co/Eka Setiawan

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Bakal calon wali kota Bandar Lampung Ike Edwin menjalin silaturahim dengan jajaran Surat Kabar Harian Umum (SKHU) Lampung Post, Rabu 26 Februari 2020 sekitar pukul 14.00 WIB.

Kedatangan calon wali kota independen itu disambut baik oleh Pemimpin Redaksi (Pemred) Lampung Post Iskandar Zulkarnain, Pemimpin Perusahaan PT Masa Kini Mandiri Riza Mauludin, dan Pemimpin Redaksi Lampost.co, Sjaichul Anwar beserta jajarannya.

Berita Terkait:

Ike Edwin Ingin Jadikan Bandar Lampung Kota Pariwisata dan Berkarakter

Ike - Zam Serahkan Dukungan 51.274 KTP ke KPU Bandar Lampung

Ada yang unik dari silaturahmi itu. Pada saat menjabat Kapolda Lampung, Dang Ike, sapaan akrabnya, pernah membawa Baracuda ke kantor Lampung Post. Saat itu, ia sedang melakukan blusukan bersama jajarannya. Tujuannya untuk memastikan keamanan warga Bandar Lampung, khususnya.

Kali ini, ia datang seraya membawa durian untuk disajikan dan dimakan bersama sambil berdiskusi visi misi dan program kerjanya jika mendapat amanah memimpin ibukota Provinsi Lampung ini.

Dalam kunjungannya itu, Ike Edwin memaparkan beberapa program penting yang akan dilakukan di tanah kelahirannya. Pertama, ia ingin menjadikan kota Bandar Lampung masuk nomor urut 85 kota dunia. Kedua, ia bersama Zam Zanariah ingin pendidikan berkarakter diterapkan di Bandar Lampung.

Ia juga ingin Bandar Lampung menjadi kota teraman di Indonesia. Hal itu menurutnya bukan hal mustahil mengingat latarbelakang dan pengalamannya sebagai jendral bintang dua di kepolisian.

Bukan hanya itu, ia juga agar menyetarakan gaji guru honorer dengan PNS. Dengan begitu menurutnya, pendidikan di Bandar Lampung akan semakin berkualitas baik. "Dampaknya generasi Bandar Lampung ke depannya merupakan generasi berkualitas dan berkarakter. Kalau dengan gaji Rp500 ribu ya gimana mau berkualitas," kata Ike Edwin.

 

 

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar