#beritalampung#bandarlampung

Dewas BPJamsostek Serahkan Santunan Kematian kepada Dua Ahli Waris Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bandar Lampung

( kata)
Dewas BPJamsostek Serahkan Santunan Kematian kepada Dua Ahli Waris Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bandar Lampung
Penyerahan santunan kematian kepada ahli waris di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Bandar Lampung. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co): BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Cabang Bandar Lampung menyerahkan klaim Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris peserta BPJamsostek, di kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bandar Lampung, Senin, 5 September 2022.

Santunan tersebut diberikan kepada dua ahli waris masing-masing sebesar Rp42 juta, diserahkan secara simbolis oleh Anggota Dewan Pengawas BPJamsostek Kushari Suprianto dan Iman NHB Pinuji didampingi Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagsel Eko Purnomo dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bandar Lampung Sulistijo Nisita Wirjawan.

Penyerahan santunan kematian kepada dua ahli waris tersebut dari peserta yang berasal dari tenaga kerja non-ASN Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung almarhum Silayuddinsyah dan tenaga kerja Bukan Penerima Upah (BPU) dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Rumah Sakit Urip Sumohardjo disaksikan Kasubbag Umum dan Kepegawaian DLH Bandar Lampung Nasrobi, Direktur Rumah Sakit Imanuel Daniel Dharma Setia, Direktur Utama Rumah Sakit Urip Sumohardjo Rio Rimbo, Ketua Forum Relawan Tanggap Bencana dan Anggota Komisi 5 DPRD Provinsi Lampung Deni Ribowo.

Dalam penyerahan santunan kematian kepada ahli waris tersebut, Kushari Suprianto dan Iman NHB Pinuji menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

"Kami mewakili manajemen BPJamsostek turut berduka cita kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga santunan ini dapat memberikan manfaat untuk keluarga," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Forum Relawan Tanggap Bencana Lampung Deni Ribowo berharap rumah sakit lain yang ada di Provinsi Lampung untuk bisa memberikan program CSR kepada pekerja di Lampung dalam memperoleh program jaminan sosial ketenagakerjaan agar terlindungi dari segala risiko kecelakaan kerja hingga risiko kematian.

"Saya berterima kasih sekali kepada Rumah Sakit Imanuel dan Rumah Sakit Urip Sumohardjo yang telah peduli kepada pekerja. Sudah sekitar 100 pekerja terlindungi melalui program CSR-nya. Saya minta juga kepada rumah sakit - rumah sakit lain untuk bisa mengikuti," kata Deni.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar