#tabloidbarokah#dewanpers#pilpres

Dewan Pers Sebut Tabloid Indonesia Barokah Bukan Produk Jurnalistik

( kata)
Dewan Pers Sebut Tabloid Indonesia Barokah Bukan Produk Jurnalistik
Tabloid Indonesia Barokah yang disebar ke seluruh Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. (Foto:Dok.Lampost.co)

JAKARTA (Lampost.co)--Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo menuturkan Tabloid Indonesia Barokah bukan merupakan produk jurnalistik. Hal tersebut didasari atas kajian dari pihaknya yang memandang adanya Tabloid Indonesia Barokah tidak sesuai dengan hal-hal yang diatur dalam Undang-Undang Pers.

Dari kajian pihaknya, setelah ditelusuri alamat redaksi yang tercantum dalam tabloid tersebut ternyata tidak sesuai. Selanjutnya, nama-nama redaksi yang tercantum dalam tabloid tidak ada dalam list data wartawan yang dimiliki Dewan Pers.

Berita Terkait: Bawaslu Soroti Paket Tabloid Indonesia Barokah oleh Jasa Ekspedisi

"Jadi kita serahkan ke pihak yang berwenang untuk memprosesnya. Jadi kita akan bersurat kepada Polisi, kita akan sampaikan PPR yakni pendapat, penilaian, dan rekomendasi Dewan Pers kepada pengadu," ujarnya saat dikonformasi, Senin (28/1/2019).

Pihaknya juga memandang konten yang dimuat dalam Tabloid Indonesia Barokah bukanlah sebuah berita. Pasalnya, isi konten dalam tabloid tersebut hanya berisi kumpulan berita yang sudah ada di media lain yang kemudian ditulis ulang tanpa adanya proses wawancara, verifikasi dan konfirmasi kepada narasumber.

Berita Terkait: Bawasalu Tubaba Tahan Kiriman Tabloid Indonesia Barokah di Kantor Pos

Atas hasil kajian tersebut Dewan Pers berencana untuk menyampaikan hasil Pendapat, Penilaian dan Rekomendasi (PPR), Selasa (29/1) kepada pengadu serta pihak kepolisian dan Bawaslu. Terkait dengan adanya dugaan pidana pihaknya menyerahkan hal tersebut kepada pihak kepolisian dikarenakan pihaknya hanya menelisik terkait perihal etik.

"Itu urusan Polisi, Dewan Pers urusannya etik sama standar UU Pers dipenuhi atau tidak, nah Polisi tugasnya membuktikan ini kriminal atau bukan," ungkapnya.

Berita Terkait: Tabloid Indonesia Barokah Tersebar di Lamsel

Sebelumnya, Tabloid tersebut dilaporkan karena dianggap memuat konten yang tendensius terhadap pasangan capres-cawapres Prabowo-Sandiaga dan tidak jelas siapa yang menerbitkan. Tabloid Indonesia Barokah didapati banyak tersebar di daerah Jawa Tengah dan Jawa Barat. Oleh Bawaslu dan Dewan Pers tabloid tersebut telah ditarik dari peredaran. 

MI



Berita Terkait



Komentar