#COVID-19#JAKARTA

Dewan Pakar IAKMI Sebut Pelanggaran Prokes Banyak Terjadi di Sektor Publik

( kata)
Dewan Pakar IAKMI Sebut Pelanggaran Prokes Banyak Terjadi di Sektor Publik
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung beri sanksi tegas pelanggar protokol kesehatan. Foto:Istimewa


Jakarta(Lampost.co) --  Menurunnya kasus covid-19 di sejumlah daerah di Indonesia membuat beberapa sektor mulai mengalami pelonggaran. Dewan Pakar Ikatan Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Hermawan Saputra mengatakan, pelanggaran protokol kesehatan (prokes) banyak terjadi di sektor publik.

“Banyak perkantoran yang masih memberlakukan juga upaya protokol ketat terhadap karyawannya. Namun, sebagian besar di sektor publik itu sudah mulai banyak yang mulai tidak taat protokol kesehatan,” ujar Hermawan dalam tayangan Metro Siang di Metro TV, Sabtu, 11 Agustus 2021.

Baca juga: Pelanggar Prokes di Metro akan Dipenjara

Masyarakat dan pemerintah diminta tetap waspada terhadap variant of interest dan variant of concern covid-19 yang sewaktu-waktu bisa menjadi bumerang kembali. Hermawan juga menegaskan kepada masyarakat agar tidak berpergian terlebih dahulu meskipun level dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sudah diturunkan.

“Jadi, kalau tidak penting penting amat, kalau bukan kebutuhan kebutuhan yang menyangkut kebutuhan pokok enggak usah dulu lah, bersabar masih lebih baik,” kata Hermawan.

Baca juga: Pemkot Metro Mulai Gelar Vaksinasi Tahap II

Pemerintah harus tetap melakukan sistematik random sampling di area publik yang sudah dilonggarkan dan menerapkan testing dan tracing secara optimal. Selain itu, RT/RW, tokoh agama dan tokoh masyarakat harus terus menghimbau dan mengawasi masyarakat sekitar.

Dibukanya beberapa objek wisata, menurut Hermawan, harus memenuhi beberapa syarat. Pengelola objek atau tempat pariwisata memiliki satgas covid-19. Tempat wisata dibuka apabila sudah berada di zona yang kasus covid-19 sudah terkendali. Kemudian Pemerintah daerah juga menyediakan fasilitas testing dan tracing di tempat wisata.

 

 

 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar