#liga1indonesia#bola

Desember, Liga 1 Indonesia Jajal Kehadiran Suporter di Stadion Manahan

( kata)
Desember, Liga 1 Indonesia Jajal Kehadiran Suporter di Stadion Manahan
Liga 1 Indonesia. Ilustrasi


Jakarta (Lampost.co) -- Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita mengatakan pihaknya berencana menguji coba kehadiran penonton Liga 1 Indonesia 2021--2022 di Stadion Manahan, Solo, pada Desember mendatang. Tempat itu dipilih karena memiliki fasilitas yang lebih lengkap.

"Kalau memang diterapkan pada seri ketiga, maka yang digunakan Stadion Manahan karena itu satu-satunya stadion di kawasan itu yang menggunakan penomoran kursi," ujar Akhmad Hadian dikutip dari Medcom, Minggu, 14 November 2021.

Pria asal Jawa Barat itu melanjutkan, LIB saat ini terus mempersiapkan segala sesuatu terkait uji coba kehadiran penonton dalam stadion, salah satunya soal sistem informasi.

Selain itu, dikaji pula soal risiko-risiko terkait pertandingan apa yang dipilih untuk dapat dihadiri penonton.

Setelah semua rampung, keterangan itu akan dipresentasikan di hadapan pemerintah yang menjadi penentu akhir uji coba penonton di stadion tersebut dapat berjalan atau tidak.

"Kami akan rakor (rapat koordinasi-red) dengan pihak-pihak terkait," kata Akhmad Hadian.

Nantinya, penonton yang berada di stadion pada masa uji coba adalah para undangan yang jumlahnya sekitar 100-200 orang. Mereka terdiri dari berbagai elemen seperti pemerintah, sponsor, perwakilan Asosiasi Provinsi/Kabupaten/Kota PSSI, dan tentunya suporter. 

"Para undangan bukan sekadar menyaksikan pertandingan tetapi juga menyosialisasikan soal alur tiket, tempat duduk dan skenario lain. Jadi kami ingin mereka menjadi agen dalam kampanye kami soal ini," tutur Akhmad Hadian.

Pemerintah Indonesia sendiri mengizinkan keberadaan penonton di stadion melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 57 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2 dan Level 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali yang diterbitkan pada 1 November lalu.

Di dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri itu, pemerintah mengizinkan laga Liga 1 disaksikan penonton di stadion dengan jumlah 25 persen dari kapasitas maksimal atau paling banyak lima ribu orang. Pemerintah juga mewajibkan semua penonton yang datang berstatus hijau di aplikasi Peduli Lindungi.

Effran Kurniawan








Berita Terkait



Komentar