#desatertinggal#rpjmn#desamandiri

Desa Tertinggal Berkurang 6.518 Desa

( kata)
Desa Tertinggal Berkurang 6.518 Desa
dokumentasi pixabay.com

JAKARTA (Lampost.co)-- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Pembangunan Desa (IPD) telah menunjukkan perbaikan status desa. Berdasarkan status IPD, jumlah desa tertinggal berkurang sebanyak 6.518 desa.

Pada tahun 2014, jumlah desa tertinggal ada sebanyak 19.750 desa (26,81%) yang kemudian berkurang menjadi 13.232 desa (17,96%) pada tahun 2018. Perbandingan tersebut dilakukan untuk desa-desa yang sama dengan tahun 2014 yaitu sebanyak 73.670 desa.

Baca juga : Korban Pembantaian di Nduga Kembali Ditemukan

"Progres pembangunan desa kita sangat bagus," kata Kepala BPS Suhariyanto saat merilis hasil Pendataan Potensi Desa (Podes) 2018 di Gedung BPS, Jakarta, Senin (10/12).

Sementara itu, desa mandiri bertambah sebanyak 2.665 desa dari yang sebelumnya 2.894 desa (2014) menjadi 5.559 (2018). Desa berkembang pun mengalami peningkatan dari 51.026 desa (2014) menjadi 54.879 (2018).

Berdasarkan hasil Podes 2018 ini, target RPJMN 2015-2018 pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla pun tercapai.

Dalam RPJMN tersebut tujuan akhirnya adalah mengurangi desa tertinggal sampai dengan 5.000 desa. Hasil Podes 2018 pun menunjukkan bahwa desa tertinggal berkurang sebanyak 6.518 desa.

Baca juga : Korsleting Hambat Pelaksanaan SKB CPNS

Selain itu, dalam RPJMN pun ditargetkan untuk meningkatkan jumlah desa mandiri sedikitnya 2.000 desa. Dari hasil Podes 2018, desa mandiri bertambah sebanyak 2.665 desa.  "Ini kita patut apresiasi," ujar Suhariyanto.

 

MI



Berita Terkait



Komentar