#kerusuhan#lamtim

Desa Sindangsari Lamsel Kondusif Usai Kabar Penyerangan dari Lamtim

( kata)
Desa Sindangsari Lamsel Kondusif Usai Kabar Penyerangan dari Lamtim
Suasana penjagaan di pinggir jalan lintas Desa Purwodadi Simpang, Kecamatan Tanjungbintang, Lamsel, Minggu, 29 November 2021. Lampost.co/Sukisno


Kalianda (Lampost.co) -- Desa Sindangsari, Kecamatan Tanjungbintang, Lampung Selatan, berangsur kondusif. Hal itu usai kabar warga asal Gunungsugih Besar, Kecamatan Sekampung Udik, Lampung Timur, yang hendak menyerang desa tersebut.

Atas kabar yang tersebar melalui video di Whatsapp itu, warga Sindang Sari pun mengantisipasi dengan mengungsi ke desa tetangga. 

Dalam pencegahan terjadinya bentrok, personel dari Koramil Tanjungbintang, Camat Tanjungbintang, dan Polsek Tanjungbintang berjaga di pinggir jalan lintas Desa Purwodadi Simpang, Kecamatan Tanjungbintang, Lamsel.

Kanit Binmas Polsek Tanjungbintang, Iptu B. Priyatna, mengatakan situasi desa saat ini kondusif dan terkendali. "Kami berjaga di perbatasan untuk mengantisipasi dan kami juga minta warga tetap tenang," ujarnya.

Warga Sindangsari, Herman (45), mengatakan warga berjaga-jaga dengan video yang tersebar akan adanya massa yang akan melakukan penyerangan. "Kami berjaga-jaga karena informasinya desa kami akan diserang massa dari Lampung Timur," ujarnya.

Selain berjaga, warga juga banyak yang mengungsi ke desa tetangga. "Banyak warga yang mengungsi termasuk ke Desa Waygalih, terutama ibu-ibu dan anak-anak," ujarnya.

Menurut dia, penyerangan itu diduga akibat adanya seorang pelajar tewas asal Gunungsugih Besar, Sekampung Udik, yang dihajar massa di Desa Sindangsari. Korban diduga melakukan pencurian. 

"Korban bernama Solaiman (19), mendongkel jendela dan ketahuan orang ronda. Awalnya tiga orang, tetapi dua kabur. Yang mati masih pelajar karena ada kartu pelajarnya," ujarnya.

Sementara itu, tadi malam, terlihat di lokasi Danramil Tanjungbintang Kapten Ujang Chairuddin, Camat Tanjungbintang Hendri Hatta, Anggota Polsek Tanjungbintang dan Anggota Koramil Tanjungbintang sedang berjaga di pinggir jalan lintas Desa Purwodadi Simpang Kecamatan Tanjungbintang Lampung Selatan, desa tetangga sebelum masuk Desa Sindangsari.

Kanit Binmas Polsek Tanjungbintang Iptu B. Priyatna mengatakan situasi kondusif dan terkendali. "Kami berjaga di perbatasan sifatnya mengantisipasi dan kami juga sudah perintahkan warga untuk tenang," ujarnya.

Warga Sindangsari Herman (45) mengatakan dirinya bersama warga lainnya berjaga-jaga karena tersebar video massa akan melakukan penyerangan ke Desa Sindangsari.

"Saya bersama warga sedang berjaga karena informasinya dari video beredar desa kami akan di serang massa dari Lampung Timur," ujarnya kepada lampost.co.

Selain berjaga, warga juga banyak yang mengungsi ke desa tetangga. "Banyak warga yang mengungsi di tetangga termasuk Desa Waygalih terutama ibu-ibu dan anak-anak," ujarnya.

Dirinya menjelaskan massa yang berniat menyerang Desa Sindangsari dikarenakan beberapa hari yang lalu ada pelajar tewas dari Gunungsugih besar,  Sekampung Udik, Lampung Timur dihajar massa di Desa Sindangsari yang diduga melakukan tindakan pencurian.

"Kemarin malam ada korban tewas di hajar massa. Korban diketahui bernama Solaiman (19) ketahuan nyongkel jendela dan ketahuan orang ronda. Awalnya 3 orang tapi yang 2 kabur. Yang mati masih pelajar karena ada kartu pelajarnya," ujarnya.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar