#Air-Bersih#Kemarau#Kekeringan

Desa Margajasa Antisipasi Krisis Air

( kata)
Desa Margajasa Antisipasi Krisis Air
Beberapa masyarakat Desa Margajasa, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, saat membangun bak penampungan air hujan tepat di samping Kantor desa setempat, Jum'at, 15 November 2019. (Foto: Armansyah/Lampost.co)

Kalianda (Lampost.co) -- Antisipasi krisis air bersih pada musim kemarau, Pemerintah Desa Margajasa, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, membangun bak penampungan air hujan tepat di samping Kantor Desa setempat.

Kepala Desa Margajasa Alek Sansu mengatakan, pembangunan bak penampungan air hujan tersebut didanai oleh Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWSMS) Lampung. Tujuannya sebagai upaya mencegah krisis air pada saat kemarau.

"Ini memang kami yang mengajukan pembangunan bak penampungan air hujan ke BBWSMS Lampung. Bak penampungan air hujan ini sebagai cadangan air, apabila suatu waktu terjadi krisis air pada musim kemarau," kata dia, Jum'at, 15 November 2019.

Alek menjelaskan bak penampung air hujan itu dibangun seluas 3 x 7 meter persegi yang dilengkapi filter air. Pembangunan bak penampungan itu anggaran langsung dari BBWSMS dan dikerjakan swakelola oleh masyarakat.

 

"Bak penampungan air hujan ini yang sudah dilengkapi filter curahan air hujan dari atap. Sehingga, airnya sudah bisa langsung digunakan. Bahkan bisa langsung diminum," kata dia.

Alek mengatakan pembangunan bak penampungan air hujan itu salah satu program air bersih. Bak penampungan tersebut mampu menampung sebanyak 46.50 meter kubik air. Ia memastikan pembelian bahan meterial hingga proses pengerjaan dilakukan masyarakat setempat.

"Bak ini mampu menampung 46.50 kubik air atau sekitar 46.000 liter air yang diharapkan bisa menjadi cadangan air bersih masyarakat pada saat musim kemarau. Pembangunan bak ini juga dilaksanakan di Desa Sumberagung, Kecamatan Sragi," kata dia.

Camat Sragi Bibit Purwanto mengatakan pihaknya berharap dengan adanya bak penampungan air hujan itu dapat menjadi solusi dalam menghadapi krisis air bersih pada musim kemarau.

"Tentunya, harapan kami kehadiran bak penampungan air hujan itu dapat membantu kebutuhan air bersih masyarakat disaat musim kemarau. Sehingga, krisis air bersih bisa diatasi," kata dia.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar