#dermagaeksekutif#penyeberanganeksekutif#pelabuhan

Dermaga Eksekutif Jadi Primadona Pengguna Jasa Kelas Menengah Atas

( kata)
Dermaga Eksekutif Jadi Primadona Pengguna Jasa Kelas Menengah Atas
Dermaga Esekutif Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Foto: Dok

Kalianda (Lampost.co): Ingin melintasi Selat Sunda lebih nyaman? Tidak ada salahnya mencoba menumpang kapal feri dari Dermaga Eksekutif di Pelabuhan Bakauheni. Perjalanan bersama keluarga akan menjadi pengalaman tersendiri yang mengasyikkan.

 

Pengguna jasa yang menunggu kapal untuk menyeberang ke Pelabuhan Merak melalui Dermaga Eksekutif Bakauheni bisa menikmati hiburan musik akustik di lobi tunggu.

Bagi penumpang yang membawa anak kecil, Happy Kiddy sebagai sarana permainan anak-anak juga dihadirkan. Sehingga bagi orang tua yang membawa anak-anak bisa bermain sembari menunggu naik kapal.

"Berbagai permainan anak-anak, seperti rumah-rumahan, arena bermain bola, flying fox mini,  dan beberapa sarana bermain lainnya ada di terminal eksekutif," kata General Manager PT ASDP cabang Bakauheni Hasan Lessy kepada Lampost.co, Senin, 23 Desember 2019.

Selain dimanjakan dengan fasilitas gedung yang mewah, pengguna jasa bisa menikmati pelayaran kapal yang lebih cepat. Hanya 1 jam perjalanan dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak.

"Ada lima kapal eksekutif berkapasitas cukup besar yang melayani lintas Bakauheni-Merak.  Kelima kapal milik BUMN itu adalah KMP Portlink 0, KMP Portlink 3, KMP Sebuku, KMP Batu Mandi, dan KMP Jatra 3," kata Hasan.

Tak heran jika kehadiran Dermaga Eksekutif menjadi primadona masyarakat golongan menengah ke atas. Sebab berlayar dari atas kapal eksekutif serasa berada di kapal pesiar.

Seperti yang diungkapkan Eri, 27, salah satu penumpang jalan kaki yang ditemui usai membeli tiket elektronik di loket tiket dermaga eksekutif Pelabuhan Bakauheni.

Diakuinya, memang harga tiket lebih mahal. Satu lembar tiket untuk orang dewasa Rp50 ribu dan anak-anak Rp34 ribu. Sedangkan di dermaga reguler harga tiket untuk dewasa Rp15 ribu dan anak-anak Rp8 ribu.

"Walau mahal tapi jauh lebih nyaman. Kita tidak perlu lagi antre menunggu di gang way. Tetapi menunggu di ruang tunggu yang jauh lebih nyaman. Di dermaga nyaman, di dalam kapal juga adem,” kata Eri yang hendak berlibur ke Bandung.

Menurutnya, menunggu kapal di Dermaga Eksekutif tidak lagi menjadi hal yang menjenuhkan. Sebab, berbagai permainan anak-anak, maupun gerai dan kantin juga tersedia.

Penumpang lainnya, Dedi, 43, yang mengendarai mobil sedan yang sempat tertahan antrean panjang menuju Dermaga Eksekutif pada Lebaran lalu, tidak membuatnya kapok.

Menurutnya, saat melintasi perairan Selat Sunda, penyeberangan eksekutif menjadi pilihan utamanya menuju Pulau Jawa maupun Sumatera dengan kapal feri.

"Suasananya memberikan spirit berbeda. Seluruh ruangan kapal tidak hanya dilengkapi dengan AC, tetapi juga menyediakan kursi penumpang dengan layout yang berkualitas sehingga membuat nyaman selama perjalanan," katanya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar