#Daerah#LampungSelatan#DermagaCanti#PelabuhanNasional

Dermaga Canti Masuk Rencana Induk Pelabuhan Nasional

( kata)
Dermaga Canti Masuk Rencana Induk Pelabuhan Nasional
Dermaga Canti, Lampung Selatan. Dok. Lampung Post

KALIANDA (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan hingga kini masih terus melengkapi persyaratan yang diminta pemerintah pusat, yakni Kementerian Perhubungan (Kemenhub) agar Dermaga Canti di wilayah Kecamatan Rajabasa, Lamsel kedepan dapat dibangun melalui APBN.
Hal ini diungkapkan Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Setkab Lampung Selatan Mulyadi Saleh, Junat (29/9/2017), usai menggelar rapat bersama jajaran Dishub Lamsel dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat di ruang kerjanya.
Menurut dia, Dermaga Canti merupakan pengjubungan antara pulau Canti. Bahkan, Dermaga Canti setelah menjadi pelabuhan dapat menopang kemajuan pariwisata dan sebagai posko turisme.
"Oleh sebab itu, dengan kita melengkapi persyaratan yang di minta oleh Kemenhub seperti UPL/UKL. Insya Allah, Pemerintah Pusat akan membangun Dermaga Canti menjadi pelabuhan lokal yang bisa melayani masyarakat dan wisatawan," katanya.
Hal senada dikatakan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lampung Selatan Badruzzaman. Menurut dia, pihaknya telah melayangkan surat kepada Kemenhub mengenai rencana induk pembangunan pelabuhan.
"Syukur Alhamdulillah, kita sudah mendapatkan jawaban dari Kemenhub yang intinya, kita harus melengkapi berbagai persyaratan, agar nantinya Dermaga Canti bisa dibangun oleh pemerintah pusat melalui APBN," ujar dia, kemarin.
Lebih lanjut Badruzzaman, menjelaskan kini Dermaga Canti telah masuk dalam Rencana Induk Pembangunan Pelabuhan Nasioal (RIPN) di Kemenhub. Maka, Pemkab Lampung Selatan dan Pemprov Lampung harus melengkapi berbagai persyaratanya. Sehingga, nanti begitu ekspost di Kemenhub bisa dengan mudah di-gol-kan rencana tersebut.
"Ya, mudah-mudahan rencana induk pelabuhan tersebut bisa disetujui untuk nantinya dapat dibangun oleh pemerintah pusat melalui APBN. Apalagi, kini rencana itu telah masuk dalam RIPN di Kemenhub," katanya.

Juwantoro





Komentar