Lanalkasaldermagacaligibensam

Dermaga Caligi Bensam Perketat Keamanan Laut

( kata)
Dermaga Caligi Bensam Perketat Keamanan Laut
Kepala Staf Angkatan Laut menandatangani prasasti Dermaga Caligi milik Lanal Lampung. Lampost.co/MTVL/ Putri Purnama


PESAWARAN (Lampost.co) -- Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono didampingi Danlanal Lampung Kolonel Laut (P) Nuryadi meresmikan Dermaga Caligi Benteng Samudra (BenSam) TNI Angkatan Laut (Lanal) Lampung, Jumat 11 Desember 2020.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan, dermaga ini merupakan dermaga strategis. Untuk itu segala fasilitas administrasi logistik akan segera dilengkapi.

Menurutnya, perairan laut Indo Pasifik perlu penjagaan ketat oleh TNI AL. Sebab, dengan adanya Algi 1 akan menjadi tempat pelayanan internasional dan pengamanan kapal-kapal ilegal di laut. 

"Fungsi dermaga ini sebagai adminstrasi logisitik personil TNI. Untuk itu persyaratan yang belum lengkap, ke depan kami rencanakan akan di bangun kembali prasarana, sehingga bisa berfungsi dalam hal administrasi logistik," ujarnya.

Selain itu, Indo Pasifik di Selatan akan menjadi pertimbangan, bukan hanya untuk menjadi dermaga satuan-satuan tugas dan gugus tugas angkatan laut, tetapi juga bisa digunakan seluruh satuan yang di Lampung.

"Dermaga ini juga bisa digunakan emergensi evakuasi secara bersama-sama di daerah, seperti Polair dan Basarnas. Sebab, dalam penjagaan pantai dan laut, TNI tidak mungkin berjalan sendiri, tetapi harus berkordinasi dengan polri dan institusi lain," ungkapnya.

Danlanal Lampung Kolonel Laut (P) Nuryadi mengatakan, Bensam merupakan nama yang bersejarah yang diberikan Kasal Laksamana TNI Yudo Margono disaat menjabat sebagai Panglima Komando Armada I dengan arti Bensin Sampah.

"Untuk itu saat kami diberi tanggung jawab memimpin Lanal Lampung nama tersebut akan kami abadikan menjadi Dermaga Caligi Benteng Samudra (BenSam)," ungkapnya.

Dia melanjutkan, dermaga Caligi Bensam ini memiliki panjang 379 meter dan lebar 12 meter yang dibangun sejak 2018. Dengan jarak dari garis pantai sejauh 250 meter.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar