#teroris#densus88

Densus 88 Bekuk 55 Teroris di Sulawesi Selatan

( kata)
Densus 88 Bekuk 55 Teroris di Sulawesi Selatan
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan. Medcom.id/Theofius Ifan Sucipto


Jakarta (Lampost.co) -- Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri terus mengembangkan jaringan pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Total sudah 55 teroris ditangkap di daerah tersebut.

"Kami sampaikan Densus 88 Antiteror Polri telah melakukan penahanan terhadap 55 teroris di Makassar yang terdiri dari 48 orang laki-laki dan tujuh perempuan," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 30 April 2021.

Ramadhan tidak menyebut identitas puluhan teroris itu. Begitu juga lokasi dan waktu penangkapannya. Hanya saja, dia menyebut belasan teroris ditangkap dalam satu hari, yakni pada Kamis, 29 April 2021.

"Kemarin 29 April 2021, sejak siang sampai malam Densus 88 Antiteror Polri berhasil mengamankan 11 terduga atau tersangka teroris kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Makassar," ucap Ramadhan.

Ramadhan mengatakan ke-55 teroris itu merupakan jaringan teroris yang sama. Yakni kelompok Villa Mutiara.

"Kelompok teroris jaringan Ansharut Daulah yang berafiliasi dengan ISIS. Mereka para tersangka memiliki keterkaitan dengan peristiwa bom bunuh diri di Gereja Katerdral Makasar," ujar Ramadhan

Ledakan di depan Gereja Katedral, Jalan Kajaolalido, Ujung Pandang, Makassar, Sulawesi Selatan terjadi sekitar pukul 10.20 Wita, Minggu, 28 Maret 2021. Bom bunuh diri itu melukai sejumlah jemaat gereja dan sekuriti. Sedangkan, dua pelaku teroris pasangan suami istri tewas di tempat.

Winarko







Berita Terkait



Komentar