#guntur#JAD

Densus 88 Amankan Guntur Jaringan JAD di Tanjungsenang

( kata)
Densus 88 Amankan Guntur Jaringan JAD di Tanjungsenang
Foto dok

Bandar Lampung (Lampost.co): Densus 88 Anti Teror Polri kembali mengamankan jaringan teroris dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Pelaku bernama Indra alias Guntur, diamankan pada Jumat 18 Oktober 2019, di daerah Tanjungsenang.

Sumber Lampost.co di kepolisian membenarkan hal tersebut. "Ia benar, jaringan JAD," ujarnya Jumat 18 Oktober 2019.

Dari pemeriksaan sementara, Guntur belum ada indikasi keterlibatan dengan jaringan JAD, tambun dan beberapa yang diamankan di Lampung dalam waktu sepekan ini.

"Ini belum ada indikasi ke sana (JAD tambun), namun dia ini DPO kita, jaringan Ujang (penangkapan tahun 2018)," katanya.

Aparat mengamankan 1 unit ponsel dan beberapa buku-buku jihad. Dikonfirmasi, ketua RT setempat Susi Susanti membenarkan hal tersebut.

Guntur merupaan anak dari Rohadi Amin, yang tinggal di jalan Cendana, Gang Masjid, Tanjungsenang.
Rumah tempat Guntur diamankan persis di belakang rumah Susi.


"Ia benar tadi ada aparat, berapa mobil gitu, pas pertama (pengamanan), saya nggak lihat, terus Polisi ke rumah, baru saya dikasih tahu, dan rumahnya di geledah," ujar Susi saat dikonfirmasi di kediamannya.

Menurut Susi, memang orang tua Indra asli warga setempat dan sudah lama tinggal di kampung tersebut. Namun, Indra bersama istrinya Tari baru sekitar 5 bulan kembali tinggal di rumah orang tuanya.

"Dia ini baru sekitar 5 bulan, dulunya kan di luar, saya nggak tahu di mana," katanya.

Sehari-harinya, Indra bekerja sebagai buruh bangunan sejak tinggal di kediamannya. Dalam keseharian Indra memang tak terlalu bersosialisasi, karena sibuk dengan pekerjaan. Namun sang istri sering bersosialisasi dengan warga.

"Istrinya mah sama kita bersosialisasi, kalau suaminya karena kerja mungkin, tapi kami nggak ada yang menduga, karena nggak ada yang mencurigakan," paparnya.


Pemantauan Lampost.co, rumah Indra berukuran tipe 36 kini dalam keadaan tertutup. 

Asrul Septian Malik

Berita Terkait

Komentar