#covid-19#internasional

Denmark Akhiri Pembatasan Covid-19

( kata)
Denmark Akhiri Pembatasan Covid-19
Warga Denmark mulai menonton konser tanpa masker. Foto: AFP.


Kopenhagen (Lampost.co) -- Denmark mengakhiri pembatasan covid-19 di negara tersebut. Terlihat masyarakat berjalan-jalan tanpa masker, kantor ramai, dan konser diadakan dengan puluhan ribu penonton.
 
Bahkan, mereka membuang paspor vaksin di kelab malam untuk mengakhiri pembatasan ini. Paspor vaksin mulai diperkenalkan sejak Maret 2021, namun pada 1 September lalu penggunaannya dihapuskan di semua tempat kecuali kelab malam.
 
Dengan pengakhiran pembatasan ini, masyarakat yang mau ke kelab malam sudah tidak perlu paspor vaksin lagi.

"Kami jelas berada di garis depan karena tidak memiliki batasan. Kami saat ini berada di sisi lain dari pandemi berkat peluncuran vaksinasi," ucap promotor penyelenggara acara Live Nation, Ulrik Orum-Petersen, dilansir dari AFP, Jumat, 10 September 2021.

Baca juga: Bandar Lampung Belum Akan Injak Rem Darurat Covid-19
 
Konser akan digelar pada Sabtu besok dengan tiket yang terjual habis. Ini merupakan konser pertama di Eropa dengan 50 ribu penonton.

Sejak 4 September, Live Nation menyelenggarakan festival terbuka pertama yang diberi nama 'Back to Live'. 
 
"Berada di keramaian, bernyanyi seperti sebelumnya, hampir membuat saya melupakan covid-19 dan semua yang telah kita lalui beberapa bulan terakhir ini," kata seorang penonton konser, Emilie Bendix.
 
Kampanye vaksinasi Denmark telah berjalan dengan cepat, dengan 73 persen dari 5,8 juta penduduk telah divaksinasi lengkap. Sebanyak 96 persen dari mereka berusia 65 tahun ke atas.
 

 

 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar