#PilgubLampung2018#PartaiDemokrat#HasilSurvei

Demokrat Punya Versi Survei Sendiri

( kata)
Demokrat Punya Versi Survei Sendiri
Partai Demokrat. Dok. lampost.co

BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Partai Demokrat mempunyai versi survei sendiri untuk mengukur kekuatan mereka menghadapi tahun politik 2018. Selain memperhatikan survei dari lembaga tertentu, utamanya menggunakan survei internal mereka.
Liaison officer (LO) atau tim penghubung calon petahanan Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo, Levi Tuzaili, mengatakan pihaknya memiliki hasil survei sendiri. Survei itu mengenai popularitas, elektabilitas, dan akseptabilitas Ketua DPD Partai Demokrat Lampung itu sebagai modal pemetaan kekuatan untuk Pilgub Lampung.
"Kami punya barometer sendiri dan punya hasil survei sendiri. Perolehannya berbeda dengan hasil survei Rakata Institute," kata Levi saat dihubungi lampost.co, Selasa (12/12/2017).
Kemudian ia juga mengatakan pihaknya meyakini bahwa M Ridho Ficardo akan tetap mendapatkan perahu partai politik selain Demokrat (11) dan PPP (4) serta melaju dalam pergelaran Pilgub Lampung mendatang. Pihaknya juga saat ini terus melakukan komunikasi politik kepada seluruh partai politik. "Yakin saja, kami akan tetap melaju. Tunggu saja kejutan dari Partai Demokrat," kata Ketua BPOKK DPD Partai Demokrat Lampung itu.
Sebelumnya, dalam hasil survei Rakata Institute, tergambar ada tiga tokoh dinilai layak tanding dalam Pilgub Lampung. Mereka memiliki kelebihan masing-masing dan telah mendapatkan rekomendasi dari partai yang mereka pimpin.
Mereka adalah petahana Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo. Dalam survei, Ketua DPD Partai Demokrat itu diketahui paling populer dengan skor 94,00%. Kemudian, Mustafa memiliki indeks positif tertinggi yakni +2,83%. Ketua DPW NasDem Lampung itu tertinggi dalam elektabilitas, partai koalisi, tingkat kepuasan, dan keinginan gubernur baru.
Sementara itu, Arinal Djunaidi meroket elektabilitasnya meninggalkan calon-calon kuat lainnya. Elektabilitas Arinal yang juga ketua DPD I Partai Golkar Lampung itu mengalami kenaikan tertinggi dengan skor 13,75%.

Solid

Ahmad Mufti Salim, juru bicara Koalisi Lampung Kece, yang terdiri dari Partai NasDem (8), PKS (8), dan Partai Hanura (2), mengatakan koalisinya tetap solid untuk mengusung Mustafa sebagai calon gubernur Lampung. Untuk sosok Ahmad Jajuli yang didorong maju menjadi wakil gubernur Lampung sedang difinalisasi.
"Untuk deklarasi sedang dibahas. Tinggal finalisasi. Mohon ditunggu saja," kata Mufti usai menggelar aksi Bela Palestina di Tugu Adipura, Bundaran Gajah Bandar Lampung, kemarin.
Sebelumnya, calon gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, masih terus menimbang sosok-sosok tokoh masyarakat yang akan dijadikan wakil gubernur Lampung mendampinginya maju dalam Pilgub 2018. "Kami akan diskusikan dengan partai koalisi yakni Partai Gerindra, PAN, dan PKB. Nantikan yang menentukannya di pimpinan pusat partai," katanya saat ditemui di kantor DPD I Partai Golkar Lampung, Senin (11/12/2017). 

Triyadi Isworo





Komentar