#beritalampung#beritapesawaran#banjir

Delapan Kecamatan di Pesawaran Diminta Waspadai Banjir

( kata)
Delapan Kecamatan di Pesawaran Diminta Waspadai Banjir
Peta Pesawaran. Dok/PA Gedongtataan


Pesawaran (Lampost.co): Masyarakat pada delapan kecamatan di wilayah Kabupaten Pesawaran diminta mewaspadai bencana banjir. Hal ini disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesawaran sebagai antisipasi banjir di tengah cuaca ekstrem yang melanda akhir-akhir ini.

Kepala BPBD Kabupaten Pesawaran Sofyan Aghani mengatakan meskipun saat ini belum memasuki musim penghujan, namun masyarakat harus mewaspadai potensi banjir karena hujan sering turun.

Delapan kecamatan yang harus waspada banjir diantaranya Kecamatan Gedongtataan, Way Lima, Padangcermin, Punduh Pedada, Kedondong, Way Ratai, Teluk Pandan, dan Marga Punduh,

"Dari 11 kecamatan yang ada di Kabupaten Pesawaran, hanya tiga kecamatan saja yang minim risiko banjir, seperti Kecamatan Tegineneng, Negerikaton dan Way Khilau. Sisanya berkemungkinan dapat terjadi banjir," ujarnya, Senin, 22 Agustus 2022.

Dia mengatakan saat ini dengan cepatnya perubahan cuaca, masyarakat dituntut untuk meningkatkan kewaspadaan apabila terjadi hujan lebat dengan intensitas tinggi.

"Saat ini kan cuaca cepat berubahnya, pagi panas siang hujan deras. Nah, ini yang harus diwaspadai oleh masyarakat. Apabila hujan terjadi dengan intensitas tinggi dan dengan waktu lama, masyarakat harus waspada, karena bisa saja terjadi banjir," ujar dia.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga secara rutin memberikan informasi kepada para camat yang ada terkait dengan prakiraan cuaca yang diberikan oleh BMKG.

"Kita punya grup yang khusus untuk memberikan informasi prakiraan cuaca. Jadi nanti para camat akan melanjutkan informasi tersebut kepada para kades," kata dia.

"Selain memberikan informasi tersebut, kita juga mengimbau kepada para camat untuk rutin melakukan jumat bersih, seperti membersihkan aliran/saluran air. Hal ini agar tidak terjadi penyumbatan ketika hujan terjadi, sehingga meminimalisir banjir," pungkasnya.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar