#stunting#giziburuk#humaniora#kesehatan

Deklarasi NGO Dorong Percepatan Pencegahan, Penanganan dan Penurunan Stunting

( kata)
Deklarasi NGO Dorong Percepatan Pencegahan, Penanganan dan Penurunan Stunting
Foto: Lampost.co/Triyadi Isworo


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Perwakilan dari YKWS-Lampung, Mitra Bentala-Lampung, PKBI-Sumatera Barat, LP2M-Padang, KONSEPSI-NTB, TRANSFORM-NTB, YPPS-Flores Timur, Bengkel APPEK-Kupang dan AYO Indonesia-Manggarai, mendeklarasikan Gerakan NGO Indonesia Peduli Stunting (GENTING) di Hotel Emersia Jalan Wolter Mongensidi Bandar Lampung, Jumat (29/3/2019).


Juru Bicara Gerakan NGO Indonesia Peduli Stunting (Geting), M. Taqiuddin mengatakan gerakan NGO Indonesia Peduli Stunting (Genting) bersama mendorong upaya-upaya percepatan pencegahan, penanganan dan penurunan stunting oleh Pemerintah Daerah (Propinsi dan Kabupaten) di seluruh Indonesia melalui pendekatan konvergensi terintegrasi yang dituangkan dalam program atau aksi nyata bersifat spesifik dan sensitif dengan sasaran pada 1.000 HPK seorang anak hingga berusia 6 tahun.

"Sektor kesehatan harus diperhatikan oleh seluruh pihak. Berbicara stunting maka menyangkut mengenai pola hidup yang sehat. Ia juga mengatakan anak-anak stunting kebanyakan diderita oleh orang tua yang berpendidikan SMP. Selain itu juga sanitasi yang tidak layak juga bisa menimbulkan stunting," kata Direktur Eksekurif Konsepsi Lombok.

Kemudian memastikan kebijakan-kebijakan daerah dalam upaya mendorong percepatan pencegahan dan penanganan stunting tersebut sebagaimana butir di atas harus memperhatikan isu-isu jender, inklusi sosial dan adaptasi perubahan iklim. Selanjutnya memandang perlunya inisiasi Platform CSO di tingkat nasional maupun lokal untuk mengembangkan jejaring pembelajaran dan berbagi pengalaman advokasi kebijakan berbasis bukti.

Pihaknya juga terus mendorong peran aktif dari Universitas dan Lembaga-Lembaga Riset untuk fokus pada kajian-kajian dan analisis-analisis terkait pencegahan dan penanganan stunting sebagai dasar bagi perencanaan dan pengembangan kebijakan percepatan penurunan stunting. "Kita mengajak keterlibatan kalangan dunia usaha/sektor-sektor swasta untuk berjejaring dan berkolaborasi dalam mendukung percepatan penurunan stunting sebagai bagian dari tanggung jawab sosial," katanya.

Direktur Eksekutif YKWS, Febrilia Ekawati mengatakan pihaknya yang merupakan perwakilan dari 9 lembaga lembaga peduli stunting yang ada di indonesia akan mendeklarasikan “Aliansi CSO Indonesia Peduli Stunting”. Untuk berkomitmen dalam mendorong upaya percepatan, pencegahan, penanganan dan penurunan stunting di Indonesia. "Mudah-mudahan apa yang kita lakukan bisa mengetuk seluruh pihak untuk menyelesaikan stunting yang menjadi ancaman generasi bangsa kedepan," katanya.

Triyadi Isworo








Berita Terkait



Komentar