#pdam#airbersih#kemarau

Debit Air Turun, Pasokan Air PDAM Masih Normal

( kata)
Debit Air Turun, Pasokan Air PDAM Masih Normal
Petugas PDAM Way Rilau Bandar Lampung, saat menunjukkan tempat Instalasi Pengolahan Air (IPA), Jumat, 30 Agustus 2019. Lampost.co/Deta Citrawan

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Kondisi debit air di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Way Rilau, Bandar Lampung mengalami penurunan selama musim kemarau tahun ini.

Kepala Bagian (Kabag) Distribusi, PDAM Way Rilau, Adnan Heri mengatakan saat ini debit air pada permukaan sumber air turun menjadi 10 cm atau sekitar 558 liter/detik. "Seperti data yang saya dapat barusan hasil dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) I dan IPA II, menghasilan 558 liter/detik diukur jam 14.00 wib hari ini," ujarnya, Jumat, 30 Agustus 2019.

Meskipun mengalami penurunan debit air. Menurutnya terhadap pendistribusian ke pelanggan yang ada saat ini belum mengalami kendala. Sehingga meskipun terjadi penurunan,  pasokan air masih memenuhi kebutuhan seluruh pelanggan PDAM. "Nanti setelah awal Januari 2020 akan dilakukan survei pengecekan kembali air permukaan seperti apa. Jadi kami belum berani menyampaikan untuk sekarang ini seperti apa sampai awal bulan September mendatang," ungkapnya.

Pihaknya menjelaskan jika sampai dengan pergantian musim hujan namun jumlah debit air baku belum bertambah, maka pendistribusian terhadap pelanggan terpaksa dilakukan bergiliran.
"Misal di wilayah sini digilir enam jam mati, di wilayah lain enam jam sampai tiga shift. Ya kalau kondisi normal debit air keseluruhan 695 liter/detik. Jadi masih dikatakan normal produksi pendistribusian kita," lanjutnya.

Upaya yang dilakukan jika misal pelanggan titik terjauh kesulitan dalam pendistribusian air, maka nanti terpaksa akan dikirim dengan mobil air tangki.

Sistemnya apa disuntik di pipa sekundernya atau langsung dibagi ke masyarakat di wilayah yang mengalami kesulitan air terutama untuk pelanggan PDAM. "Namun untuk yang non-pelanggan di situ kita menunggu dari perintah pak wali atau bisa meminta bantuan air bersih dengan mengajukan permohonan yang diketahui oleh RT setempat," jelasnya.

Sementra untuk pelanggan, tinggal melapor saja mereka ke kantor PDAM Way Rilau menunjukkan fotokopi rekeningnya."Untuk mobil bantuan ada tiga armada dan setiap armada mobil tangki berkapasitas 4 meter kubik atau 4000 liter," tutupnya.

Deta Citrawan



Berita Terkait



Komentar