#UNILA

Debat Saksi dan Terdakwa Warnai Penutupan Sidang Suap Mahasiswa Baru Unila

( kata)
Debat Saksi dan Terdakwa Warnai Penutupan Sidang Suap Mahasiswa Baru Unila
Pengambilan sumpah kepada saksi di ruang sidang Pengadilan Tipikor Tanjungkarang. Lampost.co/Salda Andala


Bandar Lampung (Lampost.co)-- Sidang lanjutan kasus suap penerimaan mahasiswa baru (PMB) jalur mandiri Universitas Lampung (Unila) dengan terdakwa Andi Desfiandi menghadirkan sejumlah saksi di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Rabu, 16 November 2022.

 

JPU KPK menghadirkan dua saksi yakni Wakil Rektor II Unila Asep Sukohar dan ketua SPI Unila Budiono. Dalam sidang tersebut sempat terjadi debat antara saksi Asep Sukohar dengan terdakwa Andi Desfiandi.

 

Debat tersebut bermula saat Ketua Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang Aria Verronica menanyakan kepada terdakwa Andi Desfiandi ada keberatan atas pernyataan saksi. "Ada yang mulia, kepada saksi Asep Sukohar," ujar Andi Desfiandi.

 

Menurut Andi, apa yang dikatakan Asep Sukohar yang menyatakan dirinya meminta tolong berkali-kali untuk memasukkan calon mahasiswa adalah tidak benar. "Izin yang mulia, yang menyatakan berkali-kali ketemu dan meminta tolong, itu menurut saya tidak tepat hanya melalui wa," kata dia.

 

"Dan saya menitipkan anak keponakan saya bukan bekali-kali, hanya sekali karena sebelumnya pernah gagal," kata dia.

 

Kemudian Ketua Majelis Hakim Aria Verronica menanyakan kepada saksi Asep Sukohar untuk menanggapi perkataan terdakwa Andi Desfiandi.

 

"Saya tetap kepada pendirian saya yang mulia. Seingat saya kita pernah bertemu dan dia menyampaikan ingin menitipikan keponakannya. Dan berkali-kali menitipkan," ujar Asep Sukohar.

 

Lalu Ketua Majelis Hakim Aria Verronica meminta kepada terdakwa Andi Desfiandi untuk membuat bantahan atas pernyataan saksi Asep Sukohar. "Siap yang mulia akan saya siapkan," ujar Andi.

 

Kemudian Majelis Hakim menutup sidang dan akan dilanjutkan Rabu, 23 November 2022.

Deni Zulniyadi








Berita Terkait



Komentar