advetorialpilkadadebatpublik

Debat Kedua Pilkada Way Kanan Usung Tema Pelayanan Publik di Masa Pandemi

( kata)
Debat Kedua Pilkada Way Kanan Usung Tema Pelayanan Publik di Masa Pandemi
Debat kali ini menampilkan Calon Wakil Bupati yang dilaksanakan KPU Way Kanan di Gedung Serba Guna (GSG) Pemkab setempat, Rabu, 28 Oktober 2020. Candra


WAY KANAN (Lampost.co) -- Debat publik kedua pilkada Way Kanan mengusung tema pelayanan publik dan penyelesaian persoalan daerah di masa pandemi. Debat kali ini menampilkan Calon Wakil Bupati yang dilaksanakan KPU Way Kanan di Gedung Serba Guna (GSG) Pemkab setempat, Rabu, 28 Oktober 2020.

Calon Wakil Bupati nomor urut 1 Rina Marlina, dan Calon Wakil Bupati Nomor Urut 2 Ali Rahman, mengikuti debat sesi kedua dengan dimoderatori Didik R Mawardi.

Sementara itu, Calon Wakil Bupati nomor urut 1 Rina Marlina, memaparkan penjabaran visi “Way Kanan Berjaya, Religius, Berbudaya, Aman Dan Damai” dan menyatakan akan menggratiskan pendidikan dan kesehatan. Pihaknya menjanjikan membuka entreprenership di Way Kanan.

Ia juga mendorong pemanfaatan teknologi dalam pelayanan, seperti misalnya Halodoc. Rina Marlina menyoroti terkait kabupaten Way Kanan sebagai kabupaten layak anak serta Pelayanan RSUD.

Sedangkan Calon Wakil Bupati Nomor Urut 2 Ali Rahman, memaparkan VISI “Way Kanan Unggul Dan Sejahtera” dan menyatakan pihaknya akan memfasilitasi pelayanan publik dengan pembelajaran daring, pelayanan online, sinergi Polri, TNI dan BNN untuk kamtibmas dan narkoba. Ali Rahman menyoroti bagaimana tupoksi Wakil Bupati agar tidak terjadi ketidakharmonisan.

Debat dilaksanakan KPU Way Kanan dengan mempedomani ketentuan Pasal 59 Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 13 Tahun 2020, bahwa debat publik hanya dihadiri oleh Pasangan Calon, dua orang perwakilan Bawaslu Kabupaten, empat orang Tim Kampanye pasangan calon, 5 Anggota KPU Kabupaten dengan wajib menerapkan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19. Di GSG Pemkab Way Kanan nantinya akan dijaga Polri dan TNI untuk mengatur kelancaran debat publik.

Pasangan calon tidak diperkenankan membawa pendukung lebih dari 4 orang, mendorong masyarakat menyaksikan secara live streaming melalui facebook KPU Way Kanan dan nantinya akan disiarkan secara tunda di beberapa stasiun televisi lokal.

Winarko







Berita Terkait



Komentar