#demamberdarah#dbd#beritapringsewu#kesehatan

DBD Renggut Satu Nyawa di Pringsewu

( kata)
DBD Renggut Satu Nyawa di Pringsewu
Petugas dari Puskesmas Rejosari, Pringsewu sedang melakukan fogging, Selasa (21/1/2020). Dok. Puskesmas Rejosari

Pringsewu (Lampost.co): Virus demam berdarah dengue (DBD) mulai menjangkit masyarakat di wilayah Pringsewu. Satu dari puluhan warga yang terjangkit DBD meninggal dunia.

"Sejak 1 Januari 2020 mencapai 31 penderita dan satu orang diantaranya meninggal dunia," kat Kabid Pemberantasan Penyakit pada Dinas Kesehatan Pringsewu dr. Nofli Yurni, Selasa, 21 Januari 2020.

Menurutnya jumlah tersebut bisa jadi saja terus bertambah mengingat Dinas Kesehatan Pringsewu sifatnya menunggu laporan dari seluruh puskesmas.

Dia menjelaskan satu penderita DBD yang meninghal bernisial F, 23, warga Wonodadi Utara, Kecamatan Gadingrejo. Pasien meninggal dunia pada Minggu, 19 Januari 2020.

Menurutnya penderita DBD paling banyak berada di Kecamatan Gadingrejo, Adiluwih dan Pringsewu. Menurutnya pasien yang cepat berobat sebagian memang sudah sembuh meskipun yang lain masih dalam perawatan.

Menurut Nofli banyaknya penderita DBD diambil dari data beberapa laporan puskesmas: diantaranya Puskesmas Rejosari terdapat 15 warga terjangkit DBD yang tersebar di tiga pekon/kelurahan seperti Pekon Podosari 7 orang, Pringsewu Barat (6 orang), dan Rejosari (2 orang).

"Untuk memberantas nyamuk saat ini petugas gencar melakukan fogging," kata dia.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar