#dbd

DBD di Pringsewu Capai 46 Kasus, Satu Orang Meninggal

( kata)
DBD di Pringsewu Capai 46 Kasus, Satu Orang Meninggal
Ilustrasi nyamuk aedes aegypti penyebab DBD. Medcom.id/M. Rizal


Pringsewu (Lampost.co) -- Perkembangan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Pringsewu per Minggu, 6 Februari 2022 mencapai 46 kasus, satu orang di antaranya meninggal dunia.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Pringsewu, Hadi Muchtarom menjelaskan, jumlah itu terdiri dari penularan pada Januari 2022 sebanyak 40 kasus, dan pekan pertama Februari 2022 sebanyak enam kasus. 

"Kami sudah mengimbau warga untuk menggerakkan pemberantasan sarang nyamuk," kata dia, Minggu, 6 Februari 2022.

Baca: Daftar Sebaran Kasus DBD per Kecamatan di Lamteng selama Januari 2022

 

Ia menambahkan, warga telah diminta melakukan untuk menutup tempat penampungan air, mengubur barang bekas, dan menguras bak mandi (3M) sekaligus menaburkan bubuk abate (Larvasida) di tempat penampungan air.

Dinkes juga mewanti-wanti warga agar waspada lantaran hingga saat ini belum ditemukan obat khusus untuk DBD selai terapi melalui cairan dan transfusi darah.

"Artinya DBD menyebar atau tidak itu tergantung masyarakatnya apakah mau hidup bersih atau tidak," ungkapnya.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar