TPAsampah

Daya Tampung TPAS Karangrejo Sudah 97 Persen

( kata)
Daya Tampung TPAS Karangrejo Sudah 97 Persen
Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) yang berada di Karangrejo, Metro Utara. Lampost.co/Bambang P


METRO (Lampost.co) -- Dengan banyaknya sampah yang dibuang di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) yang berada di Karangrejo, Metro Utara, dalam waktu dekat akan mengalami kepenuhan.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Sampah dan Kebersihan TPAS Karangrejo Supriyanto mengatakan, sudah 97 persen lahan TPAS Karangrejo sudah terisi kemudian tumpukan sampah sudah mencapai ketinggian empat meter. Dalam sehari TPAS Karangrejo menampung 200 kubik sampah yang dikirim dari seluruh wilayah Kota Metro.

"Lahan kita ini keseluruhan nya ada 7 hektar, namun khusus untuk area pembuangan sampah sekitar 2,7 hektar dan itu sudah 97% sudah kepakai semua sisanya sedikit sekitar 300 - 400 m persegi. Dengan kiriman yang cukup banyak kita masih bisa menampung 3 sampai 4 tahun lagi," kata dia, Selasa, 24 November 2020.

Dia menambahkan, saat ini ketinggian sampah sudah mencapai empat meter, dengan menggunakan dua alat berat yang menyusun sampah itu.

"Kita memaksimalkan tempat yang ada, sekarang ketinggian nya baru sekitar 4 meter tingginya dari tanah. Kalau di PU itu ada aturan ketinggiannya 12 meter. Kita menggunakan satu excavator satu lagi traktor yang untuk mendorong sampah," tambahnya.

Sistem yang digunakan di TPAS Karangrejo masih menggunakan sistem open dumping atau dengan cara, saat sampah ditumpahkan nanti didorong dengan traktor, dan excavator akan menyusun ke atas. Sebenarnya sistem open dumping ini secara teknis di lingkungan tidak memenuhi syarat dan dunia juga mengakui itu tidak baik.

Sementara itu untuk penerapan sanitary landfill masih akan di terapkan jika nanti dibuat TPAS yang baru.

"Kalau untuk sanitary landfill dengan kondisi sekarang belum bisa, akan bongkar total dan kerja dua kali. Nanti kalau ini sudah penuh baru akan kita gunakan sistem sanitary landfill, agar limbah lindi nya juga tetap terkontrol," ujarnya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar