#kpu#datapemilih#beritalampung

Data Pemilih Bermasalah Terus di Croscek

( kata)
Data Pemilih Bermasalah Terus di Croscek
Komisioner KPU Provinsi Lampung Divisi Pemutakhiran Data Pemilih, Handi Mulyaningsih. (Foto:Lampost/Triyadi)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Komisi Pemilihan Umum (KPU) di 15 Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung terus melakukan croscek data pemilih yang bermasalah untuk pemilihan umum (Pemilu) baik pemilihan anggota legislatif dan pemilihan Presiden RI pads 17 April 2019 mendatang.

Komisioner KPU Provinsi Lampung Divisi Pemutakhiran Data Pemilih, Handi Mulyaningsih mengatakan jajarannya saat ini melakukan pengecekan data yang terindikasi bermasalah.

"Pengecekan data yang anomali dilakukan dengan cek NIK. Sehingga akan diketahui NIK, Nama, tanggal lahir, tempat lahir, status perkawinan, disabilitas, alamat pemilih. Cek NIK dapat dilakukan perbaikan elemen data pemilih," katanya kepada Lampost.co, Selasa (9/10/2018).

Ia mengatakan apabila dari cek NIK ternyata masih ragu-ragu maka dilakuakan cek lapangan dengan mendatangai langsung kepada pemiilihnya untuk peroleh data outentik. "Apabila masih ragu-ragu juga maka data diserahkan kepada Disdukcapil," katanya.

Handi sendiri belum bisa memastikan berapa data yang sudah dicroscek oleh jajarannya di bawah. Saat ini sebagian data masih dicermati dan masih direkap oleh PPS di Desa atau Kelurahan. Masyarakat juga membantu support PPS melakukan pencermatan dengan baik.

"Masyarakat membantu dengan cara memberikan informasi bila belum perekaman, belum KTP El, ada yang meninggal dunia, perubahan status perkawinan, perubahan alamat dan perubahan status TNI Polri," katanya.

Handi mengatakan pihaknya saat ini melakukan penyempurnaan data pemilih dengan faktual lapangan 8-14 Oktober 2018, pencermatan data hasil faktual oleh PPS dan PPK 15-19 Oktober 2018, unduh by name Sidalih dan proses penyusunan data 20-23 Oktober 2018, pencermatan data hasil kerja oleh KPU Provinsi 24-26 Oktober 2018 kemudian raker tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota 26-29 Oktober 2018.

Triyadi Isworo







Berita Terkait



Komentar