#Covid-19#Lampung

Data Kasus Kematian Harian Covid-19 Lampung, Ada Perbedaan Mencolok antara Pusat dan Daerah

( kata)
Data Kasus Kematian Harian Covid-19 Lampung, Ada Perbedaan Mencolok antara Pusat dan Daerah
Ilustrasi. Medcom.id/Mohamad Rizal


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Ditemukan perbedaan mencolok antara data kasus kematian harian akibat covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dan Dinas Kesehatan (Dinkes) di daerah atau provinsi.

Data Kemenkes RI menyebutkan angka kematian akibat covid-19 di Lampung per Selasa, 27 Juli 2021 sebanyak 255 kasus. Hal itu, menempatkan Lampung di posisi keempat daerah dengan angka kematian tertinggi di Indonesia.

Angka tersebut berbeda dengan data yang disitat dari Dinkes Provinsi Lampung. Update terbaru per Selasa, 27 Juli 2021 disebutkan kasus kematian harian akibat covid-19 hanya 52 orang.

Dalam rilis tersebut malah disebutkan sebaran kasus kematian di 15 kabupaten/kota di Lampung, yakni Bandar Lampung sebanyak 13 orang, Lampung Selatan (13), Tulangbawang Barat (7), Lampung Utara (5), Lampung Timur (4).

Kemudian Pringsewu (3), Metro (2), Pesawaran (2), Pesisir Barat (2), Mesuji (2), Way Kanan (0), Tanggamus (0), Lampung Barat (0), Tulangbawang (0), dan Lampung Tengah (13).

Baca: Angka Kematian Harian Covid-19 Lampung Tertinggi di Luar Jawa

 

Penyajian data yang jomplang ini rupanya tidak hanya terjadi di Lampung. Warganet juga digegerkan dengan beberapa komparasi yang tidak sinkron antara data pusat dan daerah di Pulau Jawa. 

Koalisi Warga LaporCovid-19 membeberkan ketimpangan data serupa di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Yogyakarta per 23 Juli 2021. Jumlah total kematian di Jawa Tengah versi provinsi disebutkan sebanyak 26.943, sementara versi Kemenkes hanya 16.212 jiwa. 

 

Tangkapan layar akun Instagram laporcovid19

 

"Catatan data kematian level kab/kota memiliki perbedaan. Saat dilihat level provinsi, ternyata sama saja!" tulis akun laporcovid9

 

 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar