#covid-19lampung#beritalampung

Data Anak Yatim Akibat Covid-19 Dinamis

( kata)
Data Anak Yatim Akibat Covid-19 Dinamis
Anak yatim akibat covid-19. Ilustras


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Sosial Provinsi Lampung menilai data anak yatim akibat covid-19 bersifat dinamis. Sebab, data terus berubah-ubah sejalan dengan pergerakan angka meninggal akibat pandemi.

"Pandemi covid-19 masih ada, angka kematian juga bertambah. Kemungkinan besar yang meninggal akibat covid-19 ini meninggalkan anak dan istri yang secara otomatis anak tersebut menjadi yatim," kata Kepala Dinas Sosial Lampung, Aswarodi, Kamis, 14 Oktober 2021.

Ia juga mengatakan pendataan anak yatim tersebut kemungkinan besar akan bertambah sehingga belum bisa menentukan ketetapan jumlahnya. "Data terakhir ada 1.335 anak se- Lampung," jelasnya.

Menurut dia, seluruh anak tersebut akan mendapatkan bantuan dari Kementerian sosial berupa uang tunai sebesar Rp200 ribu untuk anak sekolah dan Rp300 ribu untuk anak balita.

"Saat ini tersalurkan secara bertahap. Jadi memang belum menyeluruh, karena pengiriman bantuan ini langsung ke rekening anak dan tidak melewati perantara," paparnya.

Penerima bantuan diwajibkan memiliki rekening himbara (Mandiri, BNI atau BRI). "Nanti pihak Kemensos langsung kirimkan ke anak tersebut. Jadi uang itu aman, langsung diterima ke anak untuk digunakan sesuai imbauan," katanya.

Dia berharap bantuan tersebut dapat digunakan sesuai kebutuhan. "Seperti kebutuhan sekolah atau keperluan kesehatan," jelasnya.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar