#tanahlongsor#banjir#bencanaalam

Darurat! Rumah Janda di Segalamider Terancam Longsor

( kata)
Darurat! Rumah Janda di Segalamider Terancam Longsor
Warga secara sukarela membuat talud penahan sementara agar tanah tidak longsor. Lampost.co/Deta Citrawan

Bandar Lampung (Lampost.co): Nasib seorang janda bernama Hardi Wahyuni (65) yang tinggal di Jalan Pagaralam, Gang Damai, Nomor 23, Kelurahan Segalamider, Tanjungkarang Barat, kian hari semakin ngeri. Sebab, rumah yang ditempatinya hanya tinggal menunggu waktu roboh karena longsor akibat luapan Kali Balau.

Hardi Wahyuni selalu was-was ketika hujan turun. Ditakutkan tempat satu-satunya ia berteduh itu akan longsor akibat sapuan aliran air terutama ketika hujan lebat.

Sekretaris Kota Bandar Lampung Badri Taman mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD setempat untuk dapat melakukan tindakan evakuasi maupun penanganan lainnya. 

"Laporan dari BPBD rumah warga hampir roboh di Segalamider, pinggir Kali Balau itu sudah ditinjau BPBD," ujarnya, Senin 15 Juni 2020.

Dikatakan BPBD Bandar Lampung selalu siaga menanggapi laporan warga jika sewaktu-waktu terjadi peristiwa terutama ketika musim penghujan saat ini.

Sementara itu, Adi Purwanto (30) menantu janda tersebut berharap ada solusi dari pemerintah setempat. "Tadi lurah dan camat datang. Tapi jawaban mereka enggak memuaskan. Katanya enggak ada dana sama sekali. Anggarannya baru ada 2021, keburu roboh rumahnya ini," kata Adi.

Dengan kondisi rumah milik Yuni yang terancam longsor itu, pikah keluarga, kelurahan bersama camat akan membuat talud penahan sementara dari tumpukan karung berisi pasir.

"Bantuannya cuma mau ngambilin pasir kali dikarungin terus ditumpuk tumpuk gitu doang. BNPB katanya besok kesini," kata dia.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar