#sabungayam#perjudian#beritalampung

Dari Ternak Ayam, Guru Ngaji Nekat Buka Arena Sabung Ayam

( kata)
Dari Ternak Ayam, Guru Ngaji Nekat Buka Arena Sabung Ayam
Kelima tersangka saat diamankan di kantor polisi. Lampost.co/Asrul Septian Malik

Bandar Lampung (Lampost.co): RT warga Sumurbatu, Telukbetung Utara pemilik arena sabung ayam yang ditangkap Polsek Telukbetung Utara ternyata sebelum membuka bisnis judi tersebut berprofesi sebagai peternak ayam.

"Baru sebulan ini buka gelanggang. Sebelumnya saya ternak miara dan jual sama jadi tempat orang nanya-nanya soal ayam," ujar RT, saat diwawancarai, Selasa, 25 Februari 2020.

RT pun tak menampik kalau dirinya berprofesi sebagai guru mengaji dan ahli pengobatan tradisional, sebelum membuka gelanggang sabung ayam.

"Iya guru ngaji. Kalau saya buka sabung ayam ini bukan karena kurang uang, tapi saya kan buka ternak ayam untuk nantinya diadu. Jadi disitulah orang beli ayam nanya-nanya, seleksi. Jadi ada yang minta buatin gelanggang aja," katanya.

Ternyata arena sabung ayam milik RT yang digerebek Polsek Telukbetung Utara belum genap satu bulan beroprasi.

"Jadi dia baru buka bulan ini, dan baru dua minggu. Minggu awal Februari dia buka dari jam 11 sampai jam 5 sore, dan minggu kemarin dia baru beroperasi dari jam 11 sampai jam 2 siang," ujar Kapolsek Telukbetung Utara Kompol Indra Herliantho Denis, Selasa, 25 Februari 2020.

RT selaku pemilik sabung ayam membuka gelanggang dan menarik tarif sewa Rp120 ribu untuk satu gim adu ayam tersebut. Uang itu didapatkan dari para pemain yang saling bertaruh untuk mengadu ayam.

Berita terkait:

5 Penjudi dan 1 Pemilik Arena Sabung Ayam Jadi Tersangka

"Jadi satu gim itu lima ronde, dikasih waktu 15 menit per ronde. Mereka juga pakai jam sebagai alat ukur waktu, misal 5 ronde itu enggak ada yang menang atau seri, RT pun menarik uang sekitar 10 persen dari jumlah taruhan," katanya.

Dari tangan para pelaku aparat menyita uang tunai Rp720 ribu, dua ekor ayam bangkok, satu geeber ring dari karpet matras, dan satu jam dinding.

"Nominal taruhan para peserta juga ratusan ribu, belum sampai jutaaan," katanya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar