#rapormerah#KPK#beritalamtim

Dapat Rapor Merah dari KPK, Bupati Lamtim Apresiasi

( kata)
Dapat Rapor Merah dari KPK, Bupati Lamtim Apresiasi
Bupati Lamtim Zaiful Bokhari. Lampost.co/Djoni Hartawan Jaya

Sukadana (Lampost.co) --  Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari mengapresiasi penilaian cap rapor merah dari Satuan Tugas Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) wilayah III Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk kabupaten Lamtim.

Dimana pada penilaian tersebut Kabupaten Lamtim mendapat  penilaian peringkat ketiga terburuk setelah Kabupaten Pesisisr Barat dan Lampung Utara.

Peringkat ketiga terburuk tersebut berdasarkan indikator penilaian hasil dari pemantauan perencanaan penggangaran, pengadaan barang dan jasa, perizinan, kapasitas APIP, internal inspektorat, manajemen sebagian usaha, pajak daerah, dana desa, dan aset.

“Kami mengapresiasi penilaian cap rapor merah yang diberikan oleh Satgas Korsupgah KPK tersebut,” kata Zaiful ketika diwawancarai usai melantik 19 pejabat pimpinan tinggi pratama, Kamis, 21 November 2019.

Dijelaskan oleh Zaiful, sebenarnya terkait penilaian rapor daerah oleh Satgas Korsupgah KPK tersebut pihaknya juga sudah mendapatkan  pengarahan dari Gubernur Lampung.

Penilaian yang diberikan oleh Satgas Korsupgah KPK itu kata Zaiful, harus diapresiasi dan dihargai. Karena penilaian tersebut merupakan penilaian yang sangat berharga yang dapat dijadikan sebagai dasar perbaikan atau untuk membenahi apa saja hal-hal yang masih dinilai kurang selama ini.

Maka,  Zaiful mengingatkan kepada seluruh jajarannya agar bisa menjalankan tugas dan tanggungjawab dengan sebaik-baiknya sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku.

Seluruh jajaran juga diingatkan agar segera bekerja dengan maksimal dan tidak punya waktu lagi untuk santai atau berleha-leha. 

“Evaluasi dari Korsupgah KPK ini jelas mencerminkan bahwa aparatur kita (Pemkab Lamtim-Red) masih kurang baik. Karena itu saya tekankan semua pelaksanaan program, tugas dan tanggungjawab harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” kata Zaiful mengingatkan. 

Sebelumnya, Kepala Satgas Korsupgah Wilayah III KPK Dian Patria menyampaikan, KPK melakukan penilaian terhadap seluruh daerah di Provinsi Lampung.

Adapun indikator penilaian itu berdasarkan hasil dari pemantauan perencanaan penggangaran, pengadaan barang dan jasa, perizinan, kapasitas APIP, internal inspektorat, manajemen sebagian usaha, pajak daerah, dana desa, dan aset.

Kemudian berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan, Kabupaten Lamtim berada pada ururtan ketiga kabupaten terburuk setelah Pesisir Barat dan Lampung Utara. 

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar