#marinir#ketahananpangan

Dankomar Tinjau Pengembangan Udang dan Ikan di Yonif 7 Marinir

( kata)
Dankomar Tinjau Pengembangan Udang dan Ikan di Yonif 7 Marinir
Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Suhartono menebarkan 10 ribu bibit udang vaname ke kolam bioflog.Dok.

Pesawaran (Lampost.co) -- Jajaran Batalion Infanteri (Brigif) 7 Marinir menerapkan ketahanan pangan salah satunya dengan mengembangkan udang vaname dan ikan air tawar. Pengembangan dilakukan melalui media bioflog.

Pelaksanaan Ketahanan Pangan di Brigif 7 Marinir Ketapang, Telukpandan, Pesawaran, ditinjau Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Suhartono didampingi Ketua PG Jalasenastri Korps Marinir Etta Suhartono, Kamis 11 Juni 2020. Kedatangan Komandan Korps Marinir disambut Komandan Batalion Infanteri 7 Marinir Letkol (Mar) Budi Wijani didampingi Pasi Ops Yonif 7 Marinir Mayor (Mar) Rinto Hutagaol dan para perwira Yonif 7 Marinir.

Dalam penyambutan disuguhkan sejumlah demo ketangkasan dari para prajurit Brigif 7. Atraksi yang ditampilkan, seperti dayung perahu karet, merins spearow, karate, panahan, dan demo senjata bantuan infanteri.

Usai kegiatan tersebut, Dankomar kemudian meninjau pelaksanaan ketahanan pangan Yonif 7 Marinir di kolam bioflog. Dia mendapat penjelasan tentang metode budi daya udang Vaname dan ikan air tawar dengan cara kolam bioflog dari Pasi Ops Yonif 7 Marinir Mayor (Mar) Rinto Hutagaol.

Pada kesempatan itu juga Komandan Korps Marinir menebarkan 10 ribu bibit udang vaname ke kolam bioflog. Selanjutnya, Komandan Korps Marinir beserta rombongan meninjau juga kolam bioflog ikan air tawar, berupa ikan lele, nila, dan patin. 

"Karamba jaring apung (KJA) ini merupakan program anjuran pemerintah tentang ketahanan pangan. Oleh karena itu, jajaran Korps Marinir harus dapat memaksimalkan program ketahanan pangan terkait kondisi covid-19 saat ini," ujarnya.

Dia berharap pengembangan udang vaname dan ikan air tawar tersebut bisa dibantu oleh Balai Besar Pengembangan Budi Daya Laut (BPPBL). Hal itu agar para prajurit dapat lebih memahami teknik pengembangannya.  

"Saya berharap agar BBPBL Lampung selalu memberikan bimbingannya kepada Brigif 4 Mar/BS. Di samping itu juga Brigif 4 Mar/BS melaksanakan ketahanan pangan berupa budi daya ikan dan udang vaname serta tanaman padi. Hal itu sesuai dengan lahan yang ada di wilayah masing-masing," ujarnya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar