#beritalampung#beritalambar#bedahrumah

Dandim Lambar Serahterimakan Kunci Rumah Perbaikan Milik Lansia di Pekon Pagardewa

( kata)
Dandim Lambar Serahterimakan Kunci Rumah Perbaikan Milik Lansia di Pekon Pagardewa
Dandim 0422 Letkol Czi Anthon Wibowo saat penyerahan kunci rumah kakek Fahri sekaligus pemberian bantuan sembako kepada anak yatim piatu. Dok


Liwa (Lampost.co): Dandim 0422/Lambar Letkol Czi Anthon Wibowo, menyerahkan kunci rumah kepada Fahri (70) warga Pekon Pagardewa, Kecamatan Sukau, Lampung Barat, Jumat, 7 Oktober 2022.

Penyerahan kunci rumah kepada pasangan lansia yang mengasuh empat cucu yang sudah yatim piatu itu dilaksanakan setelah dilakukan perbaikan oleh anggota Kodim setempat karena tidak layak huni.

Selain menyerahkan kunci rumah itu, Dandim juga memberikan bantuan sembako kepada keluarga Fahri dan sejumlah anak yatim/piatu lainnya yang dipusatkan di lokasi tersebut.

Anthon menjelaskan pemberian bantuan sembako untuk yatim piatu dan penyerahan kunci rumah itu dilaksanakan untuk memanfaatkan Jumat berkah.

Baca juga:  Tak Terima Dilarang Naik Panggung Organ Tunggal, Istri di Mesuji Tembak Suami

Adapun isi bantuan paket sembako itu adalah gula pasir, mi instan, minyak goreng, susu, teh kotak, dan beras 5 kg.

"Bantuan ini diberikan sebagai wujud keprihatinan pada moment Jumat berkah sekaligus masih dalam rangka HUT TNI tahun ini. Kegiatan tersebut dilakukan untuk membantu meringankan beban bagi anak-anak," ujarnya.

Terkait bantuan itu, Fahri, yang merupakan salah satu penerima bantuan sembako mengaku sangat berterima kasih karena selain rumahnya sudah diperbaiki dan hari ini ia menerima kunci rumah juga mendapat bantuan sembako.

"Terima kasih Pak Dandim, Pak Babinsa atas perhatiannya kepada kami," kata Fahri.

Sebelumnya Serda Ahmad Sodik, anggota Kodim 0422 Sodik memperbaiki rumah Fahri dan Aswari beserta empat cucunya yang sudah yatim piatu. Perbaikan rumah kakek Fahri itu dikarenakan kondisi rumahnya sudah tidak layak huni karena atapnya sudah banyak yang bocor dengan lantainya sudah banyak pecah dan dinding mulai lapuk karena termakan usia. Sementara kakek Fahri tak mampu untuk berbuat dikarenakan ekonominya lemah.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar