#danabagihasil#ternakayam

Dana Bagi Hasil Pajak Ternak Masuk ke Desa Lain, Warga Karangsari Protes ke Pemda

( kata)
Dana Bagi Hasil Pajak Ternak Masuk ke Desa Lain, Warga Karangsari Protes ke Pemda
Kandang ternak ayam di Desa Karangsari, Lamsel, yang dipertanyakan terkait dana bagi hasilnya. (Foto:Lampost/Febi Herumanika)


Kalianda (Lampost.co) -- Pemerintah Desa Karangsari, Kecamatan Jatiagung melayangkan protes terhadap Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pajak kecamatan setempat. Protes terkait dana bagi hasil pajak dari usaha puluhan ribu ayam petelur tidak masuk ke desa mereka melainkan masuk ke Desa Karanganyar.

" elas-jelas usah itu ada di desa kami  dusun Tanjung Raya tetapi mengapa setiap bagi hasil pajak peternakan itu masuk ke desa lain saya protes soal ini," ujar Romsi,kKades Karangsari, Minggu, 23 Oktober 2022.

Protes yang dilayangkannya bukan tanpa alasan, karena usaha ayam petelur tersebut jumlahnya sangat banyak. Masyarakat desanya sering menyampaikan bahwa tidak ada yang didapatkan sedikit pun termasuk bagi hasil pajak kecuali bau busuk dari kotoran ternak tersebut.

" Kami ini hanya kebagian bau dari kotoran ternak itu, CSR nggak ada, dana bagi hasil pajak masuk ke desa lain. Saya minta keadilan Pemda soal ini, " jelas Romsi.

Pendapatan dari ternak ayam petelur itu ratusan juta rupiah, bahkan bisa mencapai miliaran rupiah setiap tahun, tetapi apa yang dirasakan warga tidak ada sedikit pun kecuali bau kotoran ayam.

"Kami mohon ditinjau ulang usaha itu oleh pemerintah, berapa penghasilan mereka yang didapat, berapa pajak yang dibayarkan dan mengapa usaha ada di desa kami tapi hasil bagi pajak masuk ke desa lain," katanya.

Kepala UPT Pajak Jatiagung Ngatirin mengakui jika usaha ribuan ayam petelur di desa Karangsari tersebut pajak bagi hasil masuk ke desa lain yaitu desa Karanganyar.

"Ya betul itu, tetapi nanti akan kami pertanyakan dulu ke kabupaten persoalan ini. Kepala Desa Karangsari Romsi juga sudah melayangkan protes dengan kami UPT Pajak," katanya.

Ngatirin mengatakan ke depan akan memperjuangkan ada pendapatan dari pajak untuk desa Karangsari dari ternak ayam petelur tersebut.
"Sudah kami urus ke kabupaten soal ini, mengapa sampai terjadi dana hasil bagi pajak salah tempat mudah-mudahan selesai dalam waktu dekat," jelasnya.

Sri Agustina








Berita Terkait



Komentar