#stunting#kesehatan

Dampak Pandemi terhadap Stunting Belum Tampak

( kata)
Dampak Pandemi terhadap Stunting Belum Tampak
Stunting. Ilustrasi


Bandar Lampung (lampost.co) -- Direktur PKBI Lampung, Burhibani, menyebut dampak pandemi terhadap kasus stunting belum terlihat. Sebab, kondisi stunting baru terlihat usai 1.000 hari pertama kehidupan.

Hal itu membuat penelitian stunting tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Terlebih, masa pandemi baru berlangsung satu tahun.

"Masa pandemi baru satu tahun, jadi belum bisa diketahui bayi yang lahir selama pandemi mengalami stunting atau tidak," ujarnya, Jumat, 26 Maret 2021.

Kendati demikian, efek pandemi berpotensi menimbulkan stunting. Sebab, banyak masyarakat yang terdampak secara ekonomi dan adanya kenaikan angka pernikahan dini.

Menurutnya, pernikahan dini bisa mengakibatkan bayi lahir stunting, karena alat reproduksi yang belum siap. "Ini bisa dilihat nanti, apakah akan ada peningkatan kasus stunting," terangnya.

Untuk itu pemerintah harus memberikan perhatian terhadap potensi tersebut. Sebab, kasus itu akan berdampak pada kualitas sumberdaya manusia ke depannya.

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar