#BBM#TARIFANGKUTAN#LAMBAR

Dampak Kenaikan Harga BBM, Angkutan Umum di Liwa Mulai Naikan Tarif

( kata)
Dampak Kenaikan Harga BBM, Angkutan Umum di Liwa Mulai Naikan Tarif
Ist


Liwa (Lampost.co) -- Dampak dari kenaikan harga BBM, para pemilik angkutan umum di Liwa, Lampung Barat mulai menaikan tarif. Angkutan itu rata-rata melakukan usahanya dengan cara antar jemput anak sekolah dengan sistem bayar bulanan.

"Ini imbas dari kenaikan BBM, kami terpaksa ikut menaikan tarif," kata salah seorang pemilik angkutan umum di Liwa, Riko, Jumat, 16 September 2022.

Dia mengaku selama ini mengandalkan penumpang dari anak-anak sekolah dengan sistem antar jemput dan dibayar bulanan. "Penumpang kami cuma anak sekolah saja karena penumpang umum hampir tidak ada," kata dia.

Tarif naik sebesar Rp20 ribu/bulan atau menjadi Rp200 ribu/bulan/penumpang dari sebelumnya Rp180 ribu/bulan. "Bagi anak yang diantar dan dijemput maka tarifnya dikenakan Rp200 ribu/bulan. Sedangkan untuk anak yang hanya dijemput atau diantar saja maka tarifnya dikenakan setengahnya," kata dia.

"Saya sudah katakan kepada anak-anak untuk disampaikan ke orang tuanya masing-masing bahwa tarif antar jemput mulai September ini naik sebesar Rp20 ribu menjadi Rp200 ribu/bulan," kata dia.

Sementara itu, salah satu orang tua siswa mengaku maklum dengan adanya kenaikan tersebut karena menyesuaikan dengan harga BBM. "Mau tidak mau tetap mengikutinya. Jika tidak siap dengan kenaikan tarif itu maka anak harus antar jemput sendiri," kata Hendro salah satu orang tua siswa yang menggunakan jasa angkutan antar jemput anak sekolah.

"Soal kenaikan tarif penumpang ini tentu tidak keberatan karena selain menyesuaikan dengan harga BBM yang telah naik, juga karena menyangkut untuk kepentingan anak sendiri," kata dia.

Deni Zulniyadi








Berita Terkait



Komentar