#asusila#damar#beritalampung

Damar Siap Dampingi Korban Asusila Hingga Hamil

( kata)
Damar Siap Dampingi Korban Asusila Hingga Hamil
dok Lampost.co

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Lembaga Advokasi Wanita dan Anak Damar, siap memberikan pendampingan  terhadap korban asusila AA (16), warga Pesawaran yang melapor ke Mapolda Lampung.

"Tentunya Damar siap melakukan pendampingan, dan kami pelajari dan investigasi dulu," ujar Direktur Damar Selly Fitriani, Minggu 6 September 2019.

Tentunya Damar siap memberikan pendampingan baik hukum, maupun psikologis. Apalagi korban merupakan anak dibawah umur, dan psikologisnya sedang terganggu terkait upaya dugaan intimidasi pelaku, dengan modus akan menyebarkan foto syur.

"Pasti diberikan, karena pendampingan Damar merujuk pada kebutuhan korban," katanya.


Diberitakan sebelumnya, penyintas berinisial AA (16), menjadi korban asusila dengan pelaku diduga dua orang pria dewasa.

Bahkan, gadis yang bermukim di Pesawaran Ini, kini tengah berbadan dua dengan kondisi kehamilan 7 Bulan.

Saat Ini, kondisi korban psikis korban sangat buruk akibat perbuatan bejat para pelaku.

Selain khawatir dengan kandungannya yang mencapai 7 Bulan, Korban pun trauma diancam jika melawan atau melapor foto tak senonoh nya akan disebarkan di sosial media. Ia kenal dengan pelaku sejak Februari 2019.

Bibi Korban HSN (37), mengatakan, dari keterangan yang didapat korban setidaknya Aa telah menjadi korban asusila sebanyak 10 kali.

"awalnya dia gak ngadu, tapi ngeliat badannya beda terus saya tanya biar ngaku, dia lama gak mau ngomong takut, saya desek dia baru ngomong waktu 17 agustus Kemarin," ujarnya dI MaPolda Lampung, Jumat  6 September 2019.

HSN menyebutkan, diduga ada Dua pria yang tengah mencabulinya, yaknI  berinisial W Dan D, yang juga warga Pesawaran. Bahkan W diinformasikan bekerja sebagai guru honorer.

Perkenalan pelaku dan korban bermula,  korban memilki  teman berinisial R.
Kemudian di rumah R yang berada di Pesawaran itulah pelaku berinisial W dan D berbuat asusila terhadap AA.

"Di rumah  itu perbuatannya kemudian sebelum kejadian di foto, nah foto Itu yang jadi ancaman," katanya.

Keluarga berharap para pelaku segera ditangkap. Terpisah, direskrimum Polda Lampung Kombespol M. Barly mengatakan pihaknya akan segera melakukan pengecekan terhadap laporan tersebut.

" Nanti kita cek laporannya karena kan baru masuk juga laporannya," katanya.

Asrul Septian Malik



Berita Terkait



Komentar