#korupsi

Dakwaan Eks Cabup Pesibar Dinilai Kabur dan Tidak Jelas

( kata)
Dakwaan Eks Cabup Pesibar Dinilai Kabur dan Tidak Jelas
Ahmad Handoko. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Mantan Calon Bupati Pesisir Barat, Aria Lukita Budiwan, melalui penasehat hukumnya, Ahmad Handoko, akan mengajukan eksepsi atau nota keberatan atas dakwaan jaksa terhadap kasus dugaan korupsi peningkatan jembatan Way Batu pada 2014. 

Pihaknya akan mengajukan eksepsi karena perkara ini terkesan dipaksakan. Sebab, pekerjaan tersebut selesai 2014, tetapi baru naik persidangan pada 2022. Untuk itu, mempertanyakan efektifitas pemeriksaan kekurangan volume pada pembangunan yang sudah lama berlangsung.

Selain itu, terdapat perbedaan penentuan kerugian negara yang menjadikan dakwaan menjadi tidak jelas.

"Seharusnya dakwaan menyatakan jelas kerugian negara. Menanggapi dakwaan JPU kami akan mengajukan eksepsi karena menurut kami terdapat kerancuan," kata Ahmad Handoko.
Baca juga: Eks Cabup Pesibar Didakwa Rugikan Negara Rp339 Juta

Selain itu ada ketidakjelasan terkait kerugian keuangan negara. Sebab, ahli teknik menyebut kerugian negara Rp247 juta, sedangkan BPKP Provinsi Lampung menilai Rp339 juta.

"Ini menjadikan dakwaaan kabur dan tidak jelas serta masih banyak hal lain yang kami keberatan dan akan kami sampaikan dalam eksepsi pada kesempatan sidang selanjutnya," kata Handoko. 

Effran Kurniawan








Berita Terkait



Komentar