#pelayanan#PTSP

DAK untuk PTSP Diklaim Mempercepat Pelayanan

( kata)
DAK untuk PTSP Diklaim Mempercepat Pelayanan
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Provinsi Lampung, Qudrotul Ikhwan


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Provinsi Lampung, Qudrotul Ikhwan mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. 

Presiden akan mengalokasikan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Daerah. Dana tersebut rencananya akan mulai dikucurkan paling lambat tahun 2021.

"Dengan demikian beberapa program bisa dilakukan akselerasi dan percepatan pelayanan khususnya di bidang investasi dan perizinan," katanya kepada Lampost.co, Jumat 21 Februari 2020.

Ia berharap dengan adanya langkah tersebut pihaknya juga bisa mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya sesuai dengan visi misi Gubernur Arinal Djunaidi dan Wakil Gubernur Chusnunia Chalim.

Namun ketika disinggung mengenai besaran Dana Alokasi Khusus (DAK) di Provinsi Lampung dirinya belum mengetahuinya dan menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden.

"Belum ada (besaran DAK.red). Baru rencana, itupun baru kemarin direspon Presiden. Bisa tahun ini adanya, bisa juga tahun depan," katanya.

Sebelumnya Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyampaikan ada beberapa permintaan atau rekomendasi dari para Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintuh (DPMPTSP) daerah kepada pemerintah pusat. Ia merasa bahwa DPMPTSP dianak tirikan DPMPTSP yang tugasnya berat, menyelesaikan investasi, mengurus izin itu nggak pernah ada DAK. 

"Mereka ini takut dikriminalisasi. Pak Kapolri dan Jaksa Agung ini paling baik. Tapi oknum-oknum di bawah ini gerakan tanpa bolanya paling banyak sekali. Ini gerakan tanpa bola luar biasa. Tanpa mereka tahu pun saya rasakan karena 16 tahun saya jadi pengusaha. Jadi saya mengerti betul," katanya.

 

Setiaji Bintang Pamungkas







Berita Terkait



Komentar