#ppkmdarurat#jtts

Daftar Ruas Tol Trans Sumatra yang Disekat Selama PPKM Darurat

( kata)
Daftar Ruas Tol Trans Sumatra yang Disekat Selama PPKM Darurat
Pengelola jalan tol melakukan pemerisaan kendaraan yang ingin melintas di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Dok Hutama Karya


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pengelola Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) melalukan penyekatan jalan di beberapa titik dalam rangka penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Executive Vice President (EVP) Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol (OPT) Hutama Karya, J. Aries Dewantoto menyebut telah bekerja sama dengan pihak kepolisian melakukan penyekatan di beberapa ruas JTTS. Ia menyampaikan bahwa Hutama Karya mengikuti arahan dari pemerintah selaku regulator.

“Kami mendukung penerapan PPKM Darurat ini demi memutus rantai penyebaran covid-19. Kami mengikuti arahan dari pemerintah sehingga apabila harus dilakukan penyekatan di ruas tol, kami support apa yang dibutuhkan kepolisian di lokasi,” kata Aries, Minggu, 18 Juli 2021.

Baca: Volume Lalu Lintas Tol Bakauheni-Terbanggibesar Turun Sampai 42 Persen

 

Titik ruas yang disekat adalah Gerbang Tol (GT) Bakauheni Selatan Jalur B di ruas Bakauheni-Terbanggi Besar yang sudah diterapkan sejak 11 Juli lalu, GT Simpang Pematang dan GT Kayu Agung di ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung sejak 7 Juli, GT Binjai di ruas Medan-Binjai yang mulai diterapkan 12 Juli, dan GT Itera Kota Baru (arah Bakauheni menuju Bandar Lampung) akan ditutup sementara dan diahlikan ke GT Natar di Ruas Bakauheni Selatan yang mulai diterapkan sejak 15 hingga 21 Juli mendatang.

Aries mengatakan, di pos penyekatan tersebut akan dilakukan pemeriksaan beberapa dokumen kelengkapan pengguna jalan yang ingin melintas. Dokumen yang akan diperiksa pada saat penyekatan adalah sertifikat vaksin, surat tes PCR/Antigen dengan hasil negatif yang berlaku 3x24 jam untuk PCR dan 2x24 jam untuk antigen, serta surat tugas/Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) dan juga akan dilakukan pemeriksaan kepatuhan protokol kesehatan (Prokes) sampai kebijakan PPKM Darurat dicabut. 

Branc Manager PT. Hutama Karya Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) JTTS, Hanung Hanindito mengatakan pihaknya juga telah menutup pintu keluar tol karena seiring PPKM Darurat. Bagi kendaraan dari arah Bakauheni tidak dibolehkan keluar melalui Exit Pintu Tol Kota Baru (Itera) dan dialihkan kepintu Gerbang Tol Lematang dan Gerbang Tol Natar.

Ia juga mengatakan, PPKM Darurat di Bandar Lampung mempengaruhi lalu lintas JTTS. Terdapat penurunan volume lalu lintas di ruas Bakauheni-Terbanggibesar (Bakter) mencapai 42%. Dari penyekatan tersebut, kendaraan lain diperkirakan keluar melalui GT Natar. Namun, belum terjadi peningkatan volume yang signifikan.

"Diperkirakan lalin tersebut keluar gerbang natar. Jumlah kendaraan yang keluar gerbang Natar yang awalnya turun 19 persen menjadi turun 5 persen saja atau naik sebesar 14 persen. Bahkan, penurunan kendaraan melintas per 15 Juli 2021 kemarin mencapai 25 persen dari kondisi normal," katanya.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar