CPNS2019

Daftar CPNS Tapi Tak Ikut Tes, NIK Peserta Bakal Diblokir

( kata)
Daftar CPNS Tapi Tak Ikut Tes, NIK Peserta Bakal Diblokir
Ilustrasi (Dok/Antara)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana geram akan banyaknya jumlah peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2019 yang tak mengikuti ujian. Menurutnya, peserta yang tak hadir itu hanya coba-coba mendaftar seleksi CPNS.

Ia mengusulkan ada sanksi bagi pelamar yang coba-coba. Salah satu sanksi yang ia usulkan yakni memblokir Nomor Induk Kependudukan (NIK) pelamar untuk mendaftar di seleksi CPNS tahun berikutnya.

Meski belum membahas sanksi ini lebih lanjut, menurut Bima hal itu perlu dilakukan demi menekan jumlah pelamar yang coba-coba. Pihaknya akan berdiskusi secara lebih detail mengenai sanksinya. Ia menyayangkan ada peserta yang tidak hadir. Bima menuturkan, setiap pelamar CPNS 2019 yang lolos ke tahap SKD sudah difasilitasi pemerintah, sehingga ketidakhadirannya itu hanya membuang-buang anggaran yang sudah ditetapkan.

Menangapi hal tersebut Kepala UPT BKN Regional V, Muhammad Mujaedi menjelaskan bahwa sudah konferensi pers Kepala BKN RI akan memberikan sanksi bagi peserta CPNS yang tidak hadir mengikuti tahapan tes. Namun dirinya belum mengetahui persis seperti apa sanksi yang akan dikenakan kepada peserta yang tidak hadir tersebut.

"Sepertinya sudah jelas, yang tidak memberikan alasan logis. Seperti yang nyata-nyata tidak hadir tanpa keterangan itu yang kena sanksi. Kalau yang terlambat atau seperti kemaren waktu mau tes sakit atau melahirkan itu masih boleh ikut," katanya kepada Lampost.co, Senin, 24 Februari 2020.

Kemudian disinggung mengenai rekap data peserta CPNS yang tidak mengikuti SKD CAT CPNS 2019, ia mengatakan bahwa dirinya belum mengetahuinya karena data tersebut harus dilihat perinstansi dan laporannya ada di server masing-masing titik lokasi (tilok) seluruh Indonesia.

"Laporannya ada diserver masing-masing tilok seluruh Indonesia. Kita tunggu seleksinya selesai," katanya.

 

Winarko



Berita Terkait



Komentar